Janjikan K2 jadi PNS, Oknum Pejabat Lotim Ditagih Kembalikan Uang “Pelicin”

467
kali tampilan.
Kuitansi pembayaran uang DP untuk diangkat menjadi PNS yang ditunjukkan oleh Sapriadi, suami dari korban.
Loading...
Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

LOMBOKita – Oknum pejabat pemerintahan di Kabupaten Lombok Timur ditagih mengembalikan sejumlah uang oleh seorang tenaga honorer kategori dua (K2) di daerah itu yang dijanjikan akan diluluskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Saya minta pejabat tersebut segera mengembalikan uang DP sebesar Rp20 juta segera dikembalikan, karena sampai saat ini istri saya tetap saja berstatus tenaga honorer alias tak kunjung diangkat menjadi PNS seperti yang dijanjikan,” tegas Sapriadi, suami seorang tenaga honorer K2 yang dijanjikan menjadi PNS dalam keterangan pers di Selong, Sabtu (15/02/2020).

Sapriadi menyebutkan, istrinya menyerahkan uang “pelicin” kepada oknum pejabat tersebut lengkap dengan bukti penyerahan berupa kuitansi bermaterai Rp6000 yang ditandatangani kedua belah pihak sekitar bulan Agustus 2013 silam.

“Selain istri saya, ada juga tenaga honorer lain yang menyerahkan uang kepada pejabat tersebut yang sama-sama dijanjikan akan diangkat menjadi PNS, namun sampai saat ini tak kunjung realisasi,” tukas Sapriadi sambil memperlihatkan kuitansi penyerahan uang.

Sapriadi menuturkan, uang yang dijadikan sebagai pembayaran awal sebesar Rp20 juta itu didapatkan dari menjual sebidang tanah demi istrinya yang akan diangkat menjadi PNS. Istrinya saat itu menjadi tenaga Tata Usaha Sekolah.

Loading...

Jika oknum pejabat itu tidak segera mengembalikan uang tersebut, Sapriadi mengancam akan melaporkan kasus tersebut ke Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur bahkan ke aparat berwajib, karena sampai saat ini oknum pejabat itu tidak memiliki itikad baik untuk mengembalikannya, bahkan terkesan menghindar untuk bertemu.

Secara terpisah, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ yang dikonfirmasi terkait hal itu berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang terlibat kasus yang diduga sebagai penipuan dan bertentangan dengan hokum.

“Kalau ada pejabat yang melakukan penipuan dan melanggar hukum, laporkan saja ke pihak berwajib, biar dipenjara,” tegas Rumaksi kepada wartawan di pendopo Bupati Lotim usai menghadiri acara pisah sambut Kapolres, Sabtu (15/2/2020) malam.

Meski demikian, Rumaksi mengaku belum menerima laporan terkait adanya oknum pejabat yang menjanjikan tenaga honorer untuk diangkat menjadi PNS dan mengambil sejumlah uang.

“Kalau ada yang begitu, laporkan ke saya atau aparat penegak hukum agar segera diproses,”tandasnya.‎

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.