JARAN Polres Lotim Bikin Puluhan Kasus Terungkap

124
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Baru sepekan menggelar operasi, Tim Ops Jaran Gatarin Polres Lombok Timur berhasil mengungkap puluhan kasus.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasat Reskrim AKP I Made Yogi PU mengatakan, selama operasi digelar, pihaknya berhasil mengungkap puluhan kasus, menangkap puluhan pelaku, barang bukti hingga meringkus pelaku yang telah menjadi target dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Sejak operasi Jaran digelar, sudah puluhan kasus berhasil kita ungkap, termasuk mengamankan puluhan pelaku dan barang bukti,” ungkapnya.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

Seperti halnya pada Rabu (18/2), Tim Ops Jaran yang di-back-up Sat Shabara berhasil menangkap Yusril (30) warga Bilelando Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, salah satu dari empat pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi di wilayah Keruak dan Selong tahun 2019 lalu.

“Pelaku ditangkap di rumah mertuanya di wilayah Bilelando, karena berusaha kabur dan memberontak saat diamankan petugas, terpaksa dilumpuhkan timah panas,” ucapnya.

Loading...

Menurut Yogi, tim ops jaran berhasil amankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, milik korban dan milik pelaku yang digunakan menjalankan aksinya.

“Terungkapnya kasus ini, karena saat beraksi terekam CCTV saat beraksi di rumah korban,” jelasnya.

Dalam kasus ini pelaku sempat menjadi DPO, sementara tiga rekan pelaku telah tertangkap.

“Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku telah menjalankan aksinya di 10 TKP di wilayah Lombok Timur,” jelasnya.

Pelaku dan barang bukti telah diamankan di sel tabanan Polres Lotim untuk proses hukum lebih lanjut.

Selain itu juga Tim Ops Jaran berhasil tangkap Mawar (34) warga Borok Lelek Kecamatan Masbagik, hanya saja saat penangkapan, sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku yang kabur melalui jendela rumahnya saat akan ditangkap.

Untuk menghentikan aksi kejar-kejaran itu, terpaksa pelaku ditembak.

“Para pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” paparnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.