Juventus Tundukkan Cagliari

LOMBOKita – Juventus memulai perjuangan mereka untuk meraih gelar Liga Italia ketujuhnya secara beruntun dengan kemenangan kandang 3-0 atas Cagliari pada Sabtu, setelah tim Sardini itu gagal memanfaatkan penalti yang dihadiahkan dengan bantuan video tayangan ulang.

Mario Mandzukic, Paulo Dybala, dan Gonzalo Higuain menyumbang gol untuk tim Turin itu, namun permainan dapat berubah arah jika Diego Farias mampu mengonversi penalti untuk Cagliari ketika mereka tertinggal 0-1.

Mandzukic memecah kebuntuan pada menit ke-12 ketika ia menyambut umpan silang Stephan Lichtsteiner dengan sepakan voli.

Liga Italia menjadi salah satu liga yang menguji coba penggunaan Video Asisten Wasit (VAR) pada musim ini dan mereka langsung memanfaatkannya untuk pertama kalinya pada menit ke-30 di Stadion Allianz.

Cagliari menemukan jalan memasuki area pertahanan Juve, Duje Cop kemudian terjatuh karena bersinggungan dengan Alex Sandro dan bola lalu mengarah ke Farias yang melepaskan tembakan yang terdefleksi ke atas mistar gawang.

Wasit Fabio Maresca kemudian menghadiahi tendangan sudut, bagaimanapun setelah berkonsultasi dengan VAR, ia melihat monitor televisi di tepi lapangan, kembali ke lapangan, dan menunjuk titik putih.

Juventus melakukan protes namun mereka tidak perlu cemas ketika sepakan lemah Farias dapat digagalkan kiper Gianluigi Buffon.

Bukannya menyamakan kedudukan saat turun minum, Cagliari mendapati diri mereka tertinggal 0-2 ketika Miralem Pjanic mengarahkan bola melewati barisan pertahanan tim lawan menuju Dybala yang mengendalikan bola dengan dada dan kemudian menembakkannya melewati Alessio Cragno.

Higuain menambahi gol ketiga pada menit ke-66 dengan penyelesaian tipikal setelah mengakhiri pergerakan operan bola.

Juventus mengendurkan tempo pada sisa waktu permainan dan memberikan kesempatan melakukan debut kepada dua pemain baru Douglas Costa dan Blaise Matuidi, meski pemain yang bernilai 40 juta euro Federico Bernardeschi tetap dibangku cadangkan.

Badan pembuat peraturan sepak bola internasional IFAB telah mengizinkan uji coba VAR pada tahun lalu, dan akan melakukan keputusan final mengenai apakah mereka akan mengizinkan sistem ini digunakan permanen pada Maret. ant

Komentar Anda