Dana Bansos dan Hibah Lotim Tahap Pertama Dicairkan

  • Ditulis oleh nanang marsuwandi
  • Jum3 May 2013
    jam 16 : 28
  • kategoriKabar Lombok
  • dibaca606 x

LOMBOKita - Dana Bantuan Sosial (Bansos) dan Hibah Kabupaten Lombok Timur (Lotim), tahun 2013 mencapai Rp 37.7 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Penganggaran, Akuntansi dan Perbendaharaan (PAP) Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset (PPKA) Lotim, Hasni menjelaskan tahun 2013 ini Pemda mengganggarkan dana Bansos dan Hibah sebesar Rp 37.7 miliar. Dana ini merupakan APBD Lotim tahun 2013 yang disahkan DPRD.

Dari jumlah tersebut, kata Hasni, untuk tahap pertama Pemda sedang melakukan pencairan yang diberikan kepada masyarakat. “Jumlah dana Bansos dan hibah tahap pertama ini sebesar Rp 4.5 miliar,” kata Hasni di kantornya, Jumat (3/5/2013).

Hasni menjelaskan, dana keseluruhan Rp 37.7 M ini, dialokasikan untuk dana hibah sebesar Rp 18.990 miliar dan untuk dana Bansos sebesar Rp 4.023 miliar.

Selain dana Bansos dan Hibah, Pemda Lotim juga mengalokasikan untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkotaan dan PNPM Perdesaan. Untuk PNPM Perdesaan mendapatkan Rp 1.7 miliar, sedangkan Rp 1.6 dialokasikan untuk PNPM Perkotaan. Sementara untuk petani tembakau dianggarkan sebesar Rp 14.042 miliar dan PNPM petani sebesar Rp850 juta.

Dikatakan, kedua bantuan tersebut memiliki peran berbeda, seperti dana hibah dikhususkan untuk pembangunan infrastruktur pembangunan fasilitas umum, seperti masjid pondok pesantren, dan musholla. Sedangkan dana Bansos diperuntukkan khusus masyarakat miskin yang ada di Lotim.

Hasni juga menjelaskan, untuk mendapatkan dana itu masyarakat hanya mengajukan proposal, yang kemudian diverifikasi oleh PPKA Lotim. Pencairannya bisa diterima atau secara tunai, dengan ketentuan yang ada.

“Jika jumlah yang diterima masyarakat dibawa Rp 5 juta atau kurang, bisa diterima secara tunai, sedangkan jika diatas Rp 5 juta akan dikirimkan melalui lembaga perbankan,” jelas Hasni. (ari)