Sekda Loteng: Tidak Ada Mahar Jabatan, Jangan Percaya Calo

Sekda HM Nursiah

Kabar
Typography

LOMBOKita – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, HM. Nursiah, S.Sos., M.Si menghimbau agar seluruh pejabat Aparatur Sipil Negara di daerah ini tidak mempercayai janji-janji bulus calo jabatan yang mulai terdengar “bergentayangan” di daerah ini.

Menurut Nursiah, kekosongan jabatan yang terjadi hampir di seluruh SKPD yang ada di Lombok Tengah saat ini, banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Terlebih mengatasnamakan diri dekat dengan Bupati maupun Wakil Bupati.

Penempatan pejabat di seluruh SKPD, baik yang lama maupun baru terbentuk, kata Nursiah, akan dilaksanakan secara professional dan berdasarkan hasil asesmen pejabat. “Kalau ada yang mengaku bisa memberikan jabatan dengan dalih dekat dengan Bupati maupun Wakil Bupati, jangan sekali-kali dipercaya. Itu bisa dipastikan bohong,” tegas Nursiah di ruang kerjanya.

Sekda Nursiah mengakui, banyak menerima aduan dan masukan dari masyarakat tentang adanya oknum-oknum yang bergentayangan dan menjanjikan posisi jabatan struktural, baik eselon II maupun III karena diketahui masih lowong sampai saat ini.

“Kalau ada pejabat yang didatangi para calo jabatan itu, segera laporkan kepada saya maupun kepada Bupati dan Wakil Bupati. Bila perlu laporkan ke Tim Saber (Sapu Bersih). Karena itu termasuk pungutan liar,” tegas Nursiah.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, lanjut Nursiah, telah bertekad untuk menciptakan birokrasi yang good government dan good governance agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar terlayani dengan maksimal.

Jelas-jelas, imbuh Nursiah, untuk jabatan setingkat eselon II akan dilakukan melalui lelang jabatan melalui panitia seleksi (Pansel) yang sudah dibentuk oleh pemerintah daerah.

“Sekali lagi, penting untuk diketahui oleh masyarakat, bahwa tidak ada mahar atau maskawin jabatan di Lombok Tengah. Kalau ada yang datang meminta uang untuk menempati posisi tertentu. Jangan dipercaya. Itu bohong dan fitnah,” tegas Nursiah.

Sebelumnya, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir mengatakan, mutasi besar-besaran untuk mengisi OPD yang masih dijabat PLT akan dilakukan akhir Januari atau paling lambat awal Februari 2017 mendatang.