Warga Gili Meno Temukan Mayat Tergeletak di Pantai

Mayat korban saat dievakuasi ke Pelabuhan Bangsal

Kabar
Typography

LOMBOKita – Warga Dusun Gili Meno Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat menemukan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di bibir pantai, Rabu (04/01/2017).

Mayat laki-laki yang ditemukan telah membusuk itu ditemukan tergeletak oleh warga yang sedang berjalan-jalan kaki di pesisir pantai Gili Meno.

Warga pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian setempat. Tidak lama kemudian, polisi beserta TNI, Basarnas, dan tim medis Puskesmas Pemenang berusaha mengevakuasi jenazah.

Kabag Ops Polres Lombok Utara, Kompol Sutriyanto yang dimintai keterangan pasca evakuasi mengatakan, pihaknya pertamakali mendapati laporan dari salah seorang warga bernama Bolong.

‘’Kami menerima laporan dari warga Gili Meno bernama Bolong. Kami langsung turun ke lokasi. Dari kondisi, korban berjenis laki-laki ciri-cirinya kulit sawo matang, menggunakan celana pendek kotak-kotak, dan sepatu merek All Star,” jelas Kabag Ops.

Dijelaskan, usai dibawa ke daratan menuju pelabuhan Bangsal, mayat tersebut selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Mataram guna diotopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

Pihaknya belum bisa memastikan apakah korban meninggal lantaran tenggelam atau dibunuh dan sebagainya. Kendati disisi lain, penemuan mayat ini seolah menguatkan atas hilangnya salah seorang keluarga dari Kecamatan Tanjung belum lama ini.

‘’Kita sempat mendapatkan laporan orang hilang kemarin, tapi kita belum bisa memastikan apakah mayat ini merupakan anggota keluarga dimaksud itu atau bukan,” jelasnya.

Kabag Ops juga mengaku tidak menemuka kartu identitas di tubuh korban sehingga belum dapat memastikan asal usul korban, sehingga harus menjalani otopsi di RS Bhayangkara Mataram.

Pihaknya mengimbau supaya keluarga yang merasa kehilangan salah seorang keluarganya agar berkoordinasi dengan Polsek Pemenang guna memastikan apakah mayat tersebut merupakan orang yang dicari atau bukan.

‘’Kita arahkan agar ke Polsek Pemenang benar atau tidaknya kita belum tahu nanti mereka yang memastikan,” pungkasnya.