Kawasan TNGR Pusuk Sembalun Alami Longsor

101
kali tampilan.

LOMBOKita –

‎Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang berada dibawah kawasan Pusuk Sembalun mengalami longsor, Minggu dinihari (10|2). Sehingga akibatnya arus lalu lintas jurusan Suele-Pusuk Sembalun sempat lumpuh total beberapa jam,akibat tanah longsoran itu menimbun jalan raya seperti menggunung.

Namun pada paginya langsung alat berat didatangkan untuk mensterilkan jalan raya yang tertimbun longsor,agar bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Loading...

Sementara Kepala Balai Wilayah TNGR NTB, Sudiono maupun Kepala Seksi Wilayah II TNGR, Beniktus Rio Ribawanto saat dihubungi melalui saluran selulernya dan watshapnya tidak ada yang mengangkat dan membalas.

Akan tapi menurut salah seorang petugas TNGR,Daniel Rosang membenarkan kalau kawasan TNGR dibawah Pusuk mengalami longsor sehingga menimbun jalan.

” Memang betul kawasan TNGR mengalami longsor tadi malam berdasarkan laporan yang ada,” tegasnya.

Ia menjelaskan longsor yang terjadi di kawasan TNGR diakibatkan karena curah hujan yang tinggi,tanah yang labil dan berkas gempa.

” Longsor terjadi juga akibat terjadinya penebangan pohon atau perambahan hutan yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab,sehingga penyangga air tidak ada,” ujarnya.

Ditempat terpisah Kepala Bidang Kedaruratan dan Kesiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, L.Rusnan saat dikonfirmasi membenarkan kalau telah terjadi longsor di bawah Pusuk yang merupakan kawasan TNGR.

Dengan tanah longsorannya menyebabkan ruas jalan menjadi tertimbun,sehingga tidak bisa dilalui arus lalu lintas.Namun untuk segera didatangkan alat berat untuk membantu mengevaluasi tanah longsoran itu agar bisa dilalui arus lalu lintas.

” Memang jalur menuju Pusuk lumpuh total akibat tanah longsor akan tapi kemudian bisa dilalui setelah alat berat datang,” tegasnya.

Ia menjelaskan longsong diperkirakan terjadi saat subuh tersebut,dengan tanah dari atas bukit menumpuh ditengah jalan.Sedangkan longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan,apalagi tanahnya labil dan adanya dampak akibat gempa.

” Untung dalam longsor itu tidak ada korban jiwa,” tandasnya.


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.