Keluarkan Kunci “Letter T” di Parkiran Masjid, Dua Orang Ini Babak Belur

492
kali tampilan.
Kedua pelaku Curanmor babak belur oleh warga yang merasa geram atas kedua perbuatan pelaku / foto: Ist
Loading...

LOMBOKita – JM warga Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur dan SK warga Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut jadi sasaran amukan massa pada Jumat (23/8/2019). Pasalnya, kedua orang itu berpura-pura masuk halaman masjid saat warga Dusun Tomber Desa Labulia Kecamatan Jonggat hendak melaksanakan ibadah sholat Jumat.

Gelagat kedua pelaku yang memasuki halaman masjid yang saat itu banyak diparkir kendaraan sepeda motor, mengundang kecurigaan salah seorang warga setempat. Karena salah seorang dari mereka mencoba menghampiri sepeda motor dan mengeluarkan kunci letter T.

Salah seorang warga setempat Ilham yang melihat pelaku mengeluarkan kunci letter T yang diduga akan melakukan pencurian kendaraan bermotor, langsung berteriak maling dan melempari kedua pelaku menggunakan batu bata yang kebetulan berada di sekitarnya.

“Karena gerak geriknya mencurigakan, apalagi sampai mengeluarkan kunci letter T di parkiran kendaraan, warga yang melihat itu kemudian teriak maling sambil melempari pelaku dengan batu bata,” jelas Kapolres Lombok Tengah melalui Kasat Reskrim AKP Rafles P Girsang.

Mendengar teriakan itu, para warga yang sudah berkumpul di masjid dan bersiap melaksanakan ibadah sholat Jumat pun berhamburan keluar dan mengejar kedua pelaku yang lari tunggang langgang diteriaki maling.

“Satu pelaku tertangkap di tempat kejadian dan satu lagi ditangkap di Dusun Berambang Desa Labulia. Keduanya menjadi sasaran amukan massa hingga babak belur,” kata Kasat Reskrim.

Rafles menjelaskan, sepeda motor yang digunakan kedua pelaku pun dibakar massa.

Mengetahui kejadian tersebut, aparat kepolisian segera menuju lokasi kejadian dan mengamankan kedua pelaku dari amukan massa. Sepeda motor motor yang dikendarai pelaku pun ikut diamankan.

“Karena kondisinya cukup parah, kedua pelaku kami langsung bawa ke Puskesmas Puyung untuk mendapatkan pertolongan medis,” jelas Rafles.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.