Ketua BPPD Lotim, Akhmad Roji

LOMBOKita – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Lombok Tmur terus menggencarkan promosi pariwisata. Hal ini ditandai dengan beragam kegiatan yang digelar BPPD Lotim termasuk menggandeng mitra-mitra promosi pariwisata.

Ketua BPPD Lotim, Akhmad Roji mengatakan, pihaknya tetap komit memajukan wisata Gumi Selaparang ini menjadi lebih mendunia. Pembangunan pariwisata tidak bisa sendiri. Diperlukan sinergi dengan semua pihak terkait.

“Saya Ingin bersinergi dengan semua pihak, tidak saja pemerintah, tapi juga masyarakat peduli pariwisata dan pegiat wisata,” terangnya.

Sinergi inilah yang sejatinya menjadi energi membangun pariwisata

Konsep membangun wisata dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku. Bukan sebagai penonton. Masyarakat di sekitar obyek wisata telibat dalam memasarkan destinasi wisata. Kemajuan pembangunan pariwisata ini tidak menjadi pemilik para pemodal. Masyarakat sendiri yang menjadi pelaku langsung sehingga dampaknya langsung diterima masyarakat.

Roji menegaskan, jika sektor pariwisata dikuasai pemodal, maka akan banyak uang keluar. Tapi kalau sudah masyarakatnya yang menjadi pelaku langsung, kesejahteraan dibalik kemajuan pariwisata ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kapitalisme dalam pariwisata ini harus dihilangkan. Saatnya masyarakat sendiri yang mengambil peranannya. Masyarakat sendiri mengambil nikmat dibalik majunya pariwisata.

Dalam kurun waktu triwulan pertama tahun 2018 ini, selain konsolidasi dan menguatkan manajemen promosi BPPD sudah menggelar acara promosi wisata. Diantaranya, Homestay Fest 2018 digelar di Tetebatu. Diundang para pelaku wisata dari domestik dan mancanegara.

Diharapkan, event itu dapat mendatangkan wisatawan lebih banyak yang menguinjungi desa-desa wisata dan menginap di homestay yang notabenenya milik masyarakat.

BPPD Lotim mendukung kegiatan ritual adat Bebubus Batu di Suela sebagai bagian dari kegiatan promosi budaya Sasak. Peresmian obyek pariwisata, Pelambik Tourism Village. Ikut serta sukseskan event Gili Lampu bersama ratusan mahasuiswa dari berbagai daerah di nusantara.

Mengikuti Rinjani Travel Mart (RTM) di Golden Palace Hotel Mataram, dimana ketua BPPD Lotim ketemu dengan para buyer dari nusantara dan mancanegara. Mendukung kegiatan wisata olahraga, Masbagik Besepeda.

Terbaru menggelar event Marine Eco tourism Fest di pantai Ekas Desa Ejas Buana Kecamatan Jerowaru. Kawasan wisata pantai Lotim bagian selatan ini diakui memiliki potensi wisata yang sangat besar, namun belum dikelola maksimal.

Jika Dompu punya even Tambora Menyapau Dunia, Sekotong Mendunia, maka Lotim untuk dunia. “East Lombok for the word,” tegasnya. (dy)