Pemkot Mataram Adakan Bimbingan Manasik Haji Lebih Awal

  • Ditulis oleh fitriani
  • Kamis23 May 2013
    jam 10 : 49
  • kategoriKhazanah
  • dibaca476 x

LOMBOKita - Pemkot Mataram pada musim haji tahun 2013 memberikan berbagai fasilitas gratis kepada Calon Jemaah Haji (CJH). Seperti bimbingan manasik haji yang setiap tahun dilaksanakan, serta mendapat perlengkapan keberangkatan haji meliputi, alas kaki, seragam (baju dan bawahan) serta topi/jilbab untuk semua jamaah.

‘’CJH juga diberikan pelayanan gratis untuk imunisasi meningnitis dan imunisasi influenza,’’ kata Walikota Mataram H Ahyar Abduh saat pembukaan bimbingan manasik haji gratis di Mataram, Rabu (22/5/2013).

Tahun ini, CJH asal Kota Mataram sebanyak 442 orang dari enam kecamatan se Kota Mataram. Jumlah tersebut kemungkinan bertambah karena adanya mutasi CJH dari kabupaten/kota lain di NTB yang ingin berangkat dari Kota Mataram.

Walikota berharap kuota CJH bisa bertambah mengingat daftar tunggu haji yang ada saat ini baru bisa tertuntaskan hingga 10 tahun mendatang. ‘’Kuota ini memang urusannya Kementerian Agama, tapi kita perlu usulkan tambahan karena daftar tunggu terus bertambah dari tahun ke tahun,’’ katanya.

Menurut Walikota, pemberian bimbingan manasik haji lebih awal agar CJH mempersiapkan fisik, mental dan bekal ilmu untuk melaksanakan ibadah haji. ‘’Semoga semua JCH asal Kota Mataram dalam perjalanannya lancar dan bisa melaksanakan haji dengan sempurna,” harap Walikota.

Sementara itu, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Mataram, H Hasbah menerangkan, bimbingan manasik haji gratis terhadap 442 JCH akan dimulai Sabtu pekan ini, pada empat masjid yakni masjid Polda, Karang Pule, Karang Baru dan Masjid Nurul Mutaqin Cakranegara.

“Bimbingan manasik diberikan dua kali seminggu setiap hari Rabu dan Sabtu hingga 13 kali pertemuan, meliputi bimbingan teori dan praktek di asmana haji Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram,” jelas Hasbah.

Bimbingan manasik haji gratis ini, lanjut Hasbah, untuk memberikan bekal pengertian, pemahaman dan pengetahuan tentang pelaksanaan ibadah haji baik secara teori maupun praktek, sekaligus memupuk kekompakan JCH.   (ari)