Komisi IV DPRD Lotim Kecewa Hasil Pekerjaan Proyek Dinas PUPR

117
kali tampilan.

LOMBOKita – Komisi IV Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan proyek fisik di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Lotim.

Seperti halnya proyek pengerukan kolam labuh dermaga Labuhan Haji dengan anggaran puluhan milyar,begitu juga halnya talut atau tanggul penahan ombak di sebelah utara pantai Labuhan Haji dengan kualitas pengerjaan sangat mengecewakan sekali,sedangkan anggaran milyaran.

Belum lagi pengerjaan jalan yang tentunya menjadi atensi dewan untuk segera menindaklanjutinya. Dengan segera melakukan pemanggilan terhadap dinas yang memiliki proyek tersebut.‎

Pernyataan komisi IV DPRD Lotim bukan beralasan,karena berdasarkan hasil turun lapangan terhadap berbagai proyek fisik yang dilaksanakan Dinas PUPR Lotim beberapa waktu lalu.

” Kami sangat kecewa dengan kualitas pengerjaan fisik yang dilakukan pihak Dinas PUPR Lotim,setelah kami turun ke lapangan,” tegas Sekretaris Komisi IV DPRD Lotim,H.Maidi.

Oleh karena itu,lanjut pihaknya mempertanyakan kerja dari Dinas PUPR,karena kualitas dari proyek sungguh memprihatinkan sekali. Maka ini tentunya menjadi atensi kami di komsi IV DPRD Lotim.

Begitu juga terkesan bahwa pemborong atau kontraktor pemenang tander memetingkan cari untung yang banyak dibalik proyek tersebut,ketimbang hasil atau kualitas proyek yang dikerjakan.

” Kami akan segera memanggil dinas PUPR Lotim,termasuk PPK dari proyek itu dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut,Politisi Gerindra Lotim mempertanyakan mengenai masalah proyek pengerukan kolam labuh dermaga Labuhan Haji yang sampai saat ini belum tuntas diselesaikan.

Meskipun kontrak kerja sudah habis,akan tapi masih dikerjakan,tentunya ini jadi masalah. Sehingga tentunya komitmen Dinas PUPR terhadap proyek besar itu patut dipertanyakan,kenapa sampai bisa terjadi seperti itu.

” Kurang bagusnya kualitas pengerjaan proyek fisik di Dinas PUPR,apakah karena kurang pengawasan atau faktor kebiasaan tentu nantinya akan minta penjelasan dan pertanggungjawaban Dinas terkait,” tandasnya.

Hal yang sama dikatakan anggota komisi IV DPRD Lotim lainnya,Hj.Cahya Suryani menegaskan memang sangat memprihatinkan sekali kualitas proyek fisik di Dinas PUPR.Setelah kami melakukan turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan.

” Masak belum apa-apa proyek yang dikerjakan sudah retak,sehingga ini menjadi temuan kami dilapangan,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.