Komisi VIII Soroti Serapan Anggaran Kemenag RI Minim

67
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Komisi VIII DPR RI menyoroti program anggaran yang dikelola Kementerian Agama RI yang serapan anggaran di tahun 2019 dinilai sangat minim.

Hal tersebut terungkap pada acara rapat kerja Kementerian Agama RI dengan Komisi VIII DPR RI di ruang sidang Komisi VIII lantai 2 DPR RI, Kamis (07/11/2019).

Dalam rapat kerja itu juga dibahas rencana program tahun 2020 dan berbagai isu aktual lainnya.

Komisi VIII DPR RI banyak menyoroti permasalahan anggaran yang kurang banyak serapannya. Dari anggaran sebesar Rp63 triliun lebih, yang terserap hanya sekitar Rp13 triliun lebih.

“Kurangnya serapan anggaran tersebut, membuat banyaknya anggaran terpaksa dikembalikan lagi ke kas negara,” ujar salah seorang anggota Komisi VIII DPR RI, HM Syamsul Luthfi.

Loading...

Syamsul Lutfhi menilai, serapan anggaran yang sangat kurang tersebut menunjukkan banyaknya program yang tidak dilaksanakan secara optimal dan bahkan bisa jadi akibat manajemen Kementerian Agama RI yang amburadul.

Hal lain yang disoroti dalam rapat kerja tersebut, antara lain permasalahan isu radikalisme yang belakangan ini jadi pembicaraan publik.

Menurut anggota DPR RI Daerah Pemilihan pulau Lombok itu, Indonesia ini adalah role model dari pemberantasan radikalisme bagi negara-negara lain.

Di negara-negara berkembang, lanjut politisi Partai NasDem itu, sudah ke arah Islam Wasyatiyah (jalan tengah).

“Bahkan bila perlu konsep Islam Wasatiyah itu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan,” pungkas Syamsul Luthfi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.