Kota Mataram Usulkan 10 Ribu Blangko KTP

133
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengusulkan 10 ribu keping blangko kartu tanda penduduk (KTP) elektronik untuk mencetak KTP warga yang sudah merekam sekitar 7.000 orang.

“Usulan blangko KTP elektronik sebanyak 10 ribu keping tersebut sudah kami sampaikan pekan lalu ke Dirjen Administrasi dan Kependudukan,” kata Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mataram Hj Baiq Evi Ganevia di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan, terkait usulan itu, pihaknya sudah mengeluarkan surat pengambilan blangko KTP elektronik ke Dirjen Administrasi dan Kependudukan Kementerian Dalam Negeri.

Jika memungkinkan, pejabat yang telah ditunjuk mengambil blangko ke Jakarta berangkat Jumat (22/9), sehingga mulai Senin (25/9) pencetakan KTP elektronik bisa dimulai.

“Sejauh ini, kami belum mengetahui berapa banyak blangko KTP elektronik yang akan diberikan pemerintah, namun jumlah yang kami usulkan sebanyak 10 ribu keping untuk sementara cukup,” katanya.

Ia mengatakan, apabila pemerintah memberikan blangko KTP elektronik tidak sesuai dengan usulan, maka pencetakan KTP elektronik diprioritaskan untuk masyarakat yang sudah merekam dan belum pernah memiliki KTP elektronik.

Sementara untuk pemohon yang ingin mengganti KTP elektroniknya karena adanya perubahan nama, alamat, status, atau hilang diminta untuk bersabar menunggu pengiriman blangko tahap berikutnya.

Namun, warga yang meminta perubahan data di KTP elektronik akan diberikan surat keterangan sebagai pengganti KTP elektronik.

“Tapi kalau blangko yang diberikan sesuai dengan yang kita usulkan, semua pemohon KTP elektronik bisa kami layani,” katanya.

Menurutnya, blangko KTP elektronik di Kota Mataram sudah habis sekitar Juli lalu, sementara jumlah warga yang melakukan perekaman terus bertambah karena adanya warga yang masuk usia 17 tahun dan menikah.

“Perlu diingat, meskipun blangko KTP elektronik kosong tapi proses perekaman baik di kantor Dinas Dukcapil, kecamatan maupun pada pelayanan keliling tetap berjalan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.