Kukuhkan Tim Pemenangan, FIDDIN Ingatkan Jaga Soliditas dan Kekompakan

LOMBOKita – Tim pemenangan pasangan calon HM Syamsul Luthfi dan H Najamuddin Mustafa (FIDDIN) dikukuhkan, Sabtu (24/2/2018) sore. Pengukuhan ini untuk saling menguatkan komitmen bersama memperjuangkan kemenangan FIDDIN.

Pengukuhan dilakukan langsung calon bupati HM Syamsul Luthfi bersama calon wakil bupati H. Najamuddin Mustofa di kantor DPC Partai Demokrat Lombok Timur di Jalan Raya Gelang Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia.

HM Syamsul Luthfi pada kesempatan itu meminta seluruh tim pemenangan untuk tetap solid dan kompak, bekerja maksimal meraih simpati masyarakat dengan cara-cara baik, sopan dan santun.

“Seluruh tim pemenangan diingatkan tidak sebarkan berita bohong (hoax), menjelek-jelekkan paslon lain, termasuk jangan memberikan janji janji muluk kepada masyarakat,” pinta Syamsul Luthfi.

Ketua DPC Partai Demokrat ini juga mengingatkan seluruh tim pemenangan untuk tidak mudah diadudomba sehingga mengganggu kinerja para tim selama masa perjuangan.

“Kita harus solid, jangan sampai keropos. Sebab, kemenangan FIDDIN ada pada tim pemenangan, sehingga kerjasama seluruh tim sangat diharapkan,” imbau HM Syamsul Luthfi.

Pasangan calon yang diusung Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga meminta seluruh tim pemenangan selalu bersinergi dengan seluruh relawan yang ada demi kemenangan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Luthfi juga menjelaskan, setelah dilakukan pelantikan timses kabupaten, akan dilanjutkan dengan pembentukan dan pelantikan timses di tingkat kecamatan, desa dan dusun.

“Pada pertengahan Maret nanti kita targetkan semua tim di tingkat kecamatan, desa dan dusun sudah rampung mengingat masa kampanye yang masih panjang,” katanya.

Sementara itu, calon wakil bupati H. Najamuddin Mustofa menegaskan, ikrar yang diucapkan bukan saja pertanggungjawaban kepada pasangan calon, tetapi di hadapan Allah SWT.

Mantan Ketua DPW PKB NTB ini meminta kepada tim untuk bekerja apa adanya, mengungkap fakta-fakta di lapangan tanpa dilebih-lebihkan apalagi dikurangi. Sebab menurutnya, FIDDIN harus menang dengan kejujuran dan etika politik yang santun.