LOMBOKita – Jerman harus mengakui keunggulan Korea Selatan dalam pertandingan terakhir Grup F di Kazan Arena (27/6). Dalam pertandingan itu, Jerman selaku kampiun Piala Dunia edisi sebelumnya kalah 2-0 oleh Korea Selatan. Kekalahan itu semakin pedih karena sang juara bertahan terpaksa harus pulang ke negeri mereka lebih awal akibat tidak lolos fase grup.

Pada babak pertama, Jerman tampak kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan sampai menit ke-36, Korea punya jumlah tembakan ke gawang lebih banyak (tiga kali) dibandingkan Jerman (dua kali). Hal itu memperlihatkan bahwa Korea memberikan perlawanan sengit kepada juara bertahan.

Maklum, anak-anak asuh Shin Taeyong masih punya peluang untuk lolos dari Grup F meski peluangnya sangat kecil. Korea wajib merebut tiga poin dari Jerman dan Meksiko wajib mengalahkan Swedia di partai lainnya. Hingga babak pertama usai, skenario ini belum terwujud karena keempat tim masih bermain imbang 0-0.

Dengan skor pertandingan babak pertama, maka Meksiko dan Jerman-lah yang sementara lolos dari Grup F. Meksiko sebagai juara grup dan Jerman runner-up. Namun sepakbola tidak selesai dalam 45 menit pertandingan. Memasuki babak kedua, skenario berubah total.

Berulang kali para pemain Jerman mengancam gawang Korea yang dijaga Hyun-Woo Cho. Kiper bernomor punggung 23 itu sudah sibuk saat babak kedua baru berlangsung dua menit. Dengan refleks yang sangat baik, dia menepis sundulan Leon Goretzka.

Selang 20 menit, penjaga gawang berusia 26 tahun itu kembali menyelamatkan gawang Korea dari kebobolan. Kali ini giliran sundulan Mario Gomez yang berhasil ditangkap. Gomez tentu saja tidak senang dengan tangkapan itu, apalagi mengetahui fakta bahwa ketika menyundul, dirinya tanpa penjagaan sama sekali. Skor pun masih 0-0.

Sadar bahwa penyerang dan gelandang Jerman tumpul, Matt Hummels bahkan sampai naik hingga ke kotak penalti lawan. Terbukti di menit ke-87, bek tengah yang baru pulih dari cedera leher itu mendapatkan peluang emas. Berawal dari sebuah umpan yang dikirim Mesut Ozil, Hummels berlari mengejar bola yang hendak disundul dengan kepala. Alih-alih mengenai kepala, bola malah bergesekan dengan pundaknya. Alhasil bola melebar dan tidak mengarah ke gawang.

Waktu terus berlalu, serangan Jerman selalu menemui jalan buntu. Sementara itu di pertandingan lain, Swedia sudah unggul 3-0 atas Meksiko. Klasemen Grup F memilih Meksiko dan Swedia untuk lolos berkat hasil itu. Jerman dipacu waktu tanpa mereka sadari gol Korea juga tinggal menunggu waktu.