Laksamana Madya TNI Manambai Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Laksamana Madya TNI H. L. Manambai Abdulkadir / foto: Ist

LOMBOKita – Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat Nurdin Ranggabarani mengusulkan agar Laksamana Madya TNI H. L. Manambai Abdulkadir menjadi pahlawan nasional.

“Pengusulan gelar pahlawannya masih berproses. Karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi,” kata Nurdin Ranggabarani di Mataram, Senin.

Diakui Nurdin, usulan gelar pahlawan nasional kepada Laksamana Madya TNI H. L. Manambai Abdulkadir sudah cukup lama sebetulnya dilakukan dimulai dari tahun 2008. Namun, karena prosesnya cukup panjang dan tidak mudah hingga kini hal itu belum bisa terwujud.

Karena itu, untuk menggolkan Laksamana Madya TNI H. L. Manambai Abdulkadir menjadi pahlawan nasional, pihaknya sedang berkomunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi untuk membuat seminar tentang pengusulan gelar pahlawan bagi Laksamana Madya TNI H. L. Manambai Abdulkadir sebagai salah satu pahlawan nasional dari NTB.

Untuk mendorong Manambae Abdulkadir jadi pahlawan nasional di tahun 2008 telah di bangun Museum Bahari bersamaan dengan Monumen Laksamana Madya TNI. H. L. Manambai Abdulkadir yang diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut di Sumbawa Besar ketika itu.

Selain itu di tahun 2012 juga sudah di terbitkan buku bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

“Judulnya Manambai Abdulkadir Sang Inspirator dan Motivator,” tegasnya.

Tidak hanya itu, setelah buku dilanjutkan dengan peluncuran buku dan film dokumenter kerja sama antara Yayasan Sumbawa Bangkit dengan Adi Pranajaya Foundation.

Disamping itu, pihaknya juga sudah mengusulkan pemberian nama di RSUP Rujukan Pulau Sumbawa di Sumbawa Besar menjadi Rumah Sakit Manambai Abdulkadir pada 2015.

“Saya kebetulan adalah Ketua Pansus nya. Hal ini kita lakukan dalam rangka step by step pengusulan nama itu,” ucapnya.

Disinggung apakah usulan nama pahlawan nasional tersebut sudah di usulkan ke Kementerian Sosial, Nurdin menegaskan usulan belum sampai ke Mensos.

“Baru dalam rangka memenuhi persyaratan administrasi,” tandasnya.

Laksamana Madya TNI. H. L. Manambai Abdulkadir lahir pada 28 November 1928 di Sumbawa Besar, NTB. Wafat di Jakarta 15 Februari 1995, dalam usia 66 tahun lebih 3 bulan, dan dikebumikan di TMP Kalibata Jakarta pada 16 Februari 1995. Laksamana Madya TNI. H. L. Manambai Abdulkadir, tercatat sebagai pemegang record satu-satunya Perwira Tinggi Termuda. Mencapai pangkat Komodor Laut (Bintang Satu) pada usia 36 Tahun dan mencapai pangkat Laksamana Madya (Bintang Tiga) pada usia 42 Tahun.

Komentar Anda