Layanan Keren, Ojek Farmasi di RSUD Mataram Makin Diminati

279
kali tampilan.
RSUD Mataram
RSUD Kota Mataram

LOMBOKita – Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menambah satu lagi petugas “ojek farmasi” karena meningkatnya permintaan pelayanan pengantaran obat pasien langsung ke rumahnya.

Wakil Direktur RSUD Kota Mataram H Zuhhad di Mataram, Senin mengatakan jumlah petugas “ojek farmasi” atau biasa disebut “artis cantik” (antar obat gratis, cepat, akurat dan empati), saat ini menjadi dua orang begitu juga dengan kendaraan yang digunakan.

“Ke depan, jumlah petugas ojek farmasi kemungkinan akan bertambah seiring meningkatkan kebutuhan dan pelayanan masyarakat terhadap keberadaan ‘artis cantik’,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Loading...

Ia mengatakan, pelayanan ojek farmasi diterapkan sejak akhir tahun 2016, sangat efektif mengurangi tingkat keramaian antrean pada loket pengambilan obat.

Keberadaan ojek farmasi selama ini juga sangat membantu pasien untuk mendapatkan obatnya tanpa harus menunggu lama di rumah sakit.

“Pelayanan ojek farmasi diberikan khusus bagi pasien lanjut usia, stroke dan ibu menyusui dengan meminta identitas pasien agar obat bisa diantar sesuai alamat,” katanya.

Ditambahkannya, ojek farmasi dihajatkan membantu pasien, agar bisa beristirahat lebih cepat di rumahnya, dan petugas “artis cantik” siap mengantar obat ke rumah pasien.

Dikatakan, pembukaan pelayanan ojek farmasi ini merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan masyarakat dalam bidang kesehatan dan menigkatkan kenyaman pasien.

Ide ojek farmasi ini dilatarbelakangi karena banyaknya pasien lansia dan memiliki bayi tidak betah menunggu antrean panjang di apotek, meskipun faslitas ruang tunggu menggunakan AC.

“Kami kasihan melihat pasien lansia dan bayi, yang sudah mengikuti beberapa antrean, mulai dari pendaftaran, pelayanan di poliklinik, belum lagi jika ke labolatorium, dan terakhir ke apotek,” katanya.

Oleh karena itulah, RSUD Mataram berinisiatif membuka pelayanan ojek farmasi guna membantu masyarakat agar tidak lama antre dan pelayanan ojek farmasi diberikan secara gratis.

“Segala biaya operasional petugas yang bertugas mengantar obat ke rumah pasien ditanggung pihak rumah sakit,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.