Lelang Randis, FRB Lotim Anggap Kebijakan Mantan Bupati Ali BD Sadis 

285
kali tampilan.

” Aparat Penegak Hukum Harus Tindaklanjuti,” ‎

LOMBOKita – Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lombok Timur menganggap kalau kebijakan mantan Bupati Lombok Timur, HM.Ali BD sadis.Dengan melakukan pelelangan kendaraan dinas di lingkup Pemerintah kabupaten Lotim Diakhir masa jabatannya menjadi orang nomor satu di Lotim.

Sementara pada satu sisi saat ini Lotim sedang berduka dengan terjadinya bencana gempa bumi yang menelan korban jiwa.Sehingga itulah yang hendaknya dipertimbangkan,bukan malah melakukan lelang randis sebagaimana yang berkembang ditengah-tengah masyarakat Lotim.‎

” Kami menganggap kalau kebijakan pak Ali BD melakukan pelelangan randis Diakhir masa jabatannya adalah sadis,” tegas Ketua FRB Lotim, Eko Rahardi kepada media ini.‎

Ia mempertanyakan kenapa lelang randis itu dilakukan pada saat akhir masa jabatannya menjadi Bupati Lotim.Kenapa tidak pada satu atau dua tahun sebelum masa jabatannya berakhir. Sehingga tentunya ini menjadi sorotan ditengah-tengah masyarakat Lotim.

Apalagi saat ini kendaraan dinas operasional khususnya roda empat masih sangat kurang di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Lotim. Untuk digunakan dalam kegiatan operasional bagi ASN dilapangan.

Sementara pada satu sisi randis roda empat yang dilelang itu masih sangat layak untuk digunakan sebagai randis operasional. Guna menunjang pekerjaan ASN dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.‎

” Katanya Pemkab Lotim masih kekurangan randis operasional,tapi kok malah banyak yang dilelang,” ujar Eko penuh tanda tanya.

Lebih lanjut Mantan Aktivis ini meminta kepada mantan Bupati Lotim, HM.Ali BD untuk jangan meninggalkan suatu yang tidak baik Diakhir pemerintahannya. Melainkan harus memberikan tinta emas memimpin kepada masyarakat Lotim.

Dengan tidak mencoreng kepemimpinannya Diakhir masa jabatannya,sehingga membuat masyarakat menjadi tidak simpati atas kepemimpinan Ali BD.

” Kami berterima kasih kepada pak Ali BD atas kepemimpinannya menjadi Bupati Lotim,karena telah banyak kemajuan yang dihasilkan untuk Lotim,” tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya ‎melihat juga yang diindikasi oknum pejabat mendapatkan randis lelang itu adalah orang-orang dekat penguasa. Sehingga kalau ini terjadi tentunya patut kita curigai ada indikasi kalau pelelangan yang dilakukan bisa dianggap cacat hukum.

” Aparat penegak hukum harus segera bertindak dalam masalah ini,karena diindikasi ada dugaan pelanggaran hukum,”tegas Ketua FRB Lotim, Eko Rahardi lagi.‎

Keterangan Foto : Ketua FRB Lotim, Eko Rahardi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.