Lintas Alam Explore, Upaya Setungkeplingsar Menuju Desa Wisata Baru di Lotim

247
kali tampilan.
Pelepasan peserta Lintas Alam Explore di Desa Setungkeplingsar oleh Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Pariwisata Lombok Timur, Muhir didampingi Kepala Desa Saipul Muslimin (baju putih)
- Advertisement -

LOMBOKita – Karang Taruna Sekarjati Desa Setungkeplingsar Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Lomba Lintas Alam Explore Setungkeplingsar menuju desa wisata, Rabu (01/05/2019).

Lomba ini diikuti seluruh pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA yang ada di daerah itu.

Kepala Desa Setungkeplingsar, Saipul Muslimin mengatakan, kegiatan yang diinisiasi pemuda ini untuk mengeksplorasi potensi wisata desa yang diproyeksikan sebagai salah satu pengembangan desa yang bisa dijadikan destinasi wisata baru di daerah Patuh Karya itu.

“Masyarakat Desa Setungkeplingsar masih memegang teguh adat dan budaya meskipun mengalami pergesaran akibat kemajuan teknologi informasi,” papar Saipul Muslimin.

Loading...

Saipul menyebutkan, beberapa peninggalan bersejarah yang masih disakralkan masyarakat di desa perbatasan dengan Kabupaten Lombok Tengah itu, diantaranya Makam Mereten, Kemalik Lingsar, Kemalik Sungus dan potensi alam lainnya.

“Makam Mereten yang terletak di bagian utara desa, menurut tradisi lisan merupakan makam salah seorang wali yang menyebarkan Islam abad XVII Masehi,” kata Saipul.

Sementara Kemalik Lingsar, kata Kepala Desa dua periode itu, pernah dijadikan sebagai tempat persinggahan Datu Pejanggik saat melakukan pemantauan wilayah dan rakyatnya, karena di tempat itu terdapat aik embulan (sumber air mata air) yang keluar dari akar pohon besar dan tidak pernah kering sampai sekarang. Berada di Dusun Lingsar, kemalik yang di dalamnya terdapat beberapa telaga itu juga disebut berhubungan dengan telaga yang ada di Pura Lingsar, Narmada Kabupaten Lombok Barat.

“Kalau Kemalik Sungus dijadikan sebagai tempat masyararakat sekitar melaksanakan ritual adat berupa nede (doa minta hujan) tempo dulu, dan masih banyak potensi yang akan kita kembangkan untuk memajukan pariwisata,” papar Kades mantan jurnalis ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Pariwisata Lombok Timur, Muhir dalam acara pelepasan lintas alam tersebut mengatakan, pengembangan pariwisata desa saat ini menjadi salah satu atensi pemerintah.

“Inti dari pariwisata itu adalah bagaimana mendatangkan wisatawan untuk berkunjung dan memberikan hiburan yang bisa dinikmatinya di lokasi,” kata Muhir di hadapan peserta.

Muhir berharap Desa Setungkeplingsar mampu bersaing dengan desa lain untuk menunjukkan potensi pariwisatanya kepada dunia.

“Desa Setungkeplingsar harus mampu membuat even yang melibatkan peserta lebih besar lagi. Dinas Pariwisata siap membantu promosi karena saat ini telah dibentuk relawan pariwisata Lombok Timur,” paparnya.

Untuk menyemangati peserta, Kabid Promosi dan Pemasaran ini langsung membuat kuis bagi peserta lintas alam yang akan diberikan hadiah senilai jutaan rupiah.

“Silakan ikuti kuis ini, nanti akan saya berikan hadiah melalui panitia,” pungkas Muhir disambut aplaus hadirin.

Komentar Facebook

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.