LK2T Apresiasi Evaluasi Total Guru Honor, Namun Kok Pake Tapi?

112
kali tampilan.

LOMBOKita – Evaluasi total guru honor di Lombok Timur yang mencuat sejak akhir 2018 dan awal tahun 2019 dalam masa kepemimpinan Bupati/Wakil Bupati Lombok Timur 2018 2023 menarik perhatian Lembaga Kajian Kebijakan dan Transparansi (LK2T) Lombok Timur.

Direktur LK2T, Karomi, M.Pd memberikan apresiasi terkait langkah tersebut.

“Saya mengapresiasi langkah Bupati yang melakukan evaluasi terhadap Honor Daerah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur karena itu penting sebagai upaya menjaga mutu pendidikan dan sumber daya manusia,” ucap Karomi, Selasa (08/10/2019) saat membahas tema Ahad Artikel sebagai program mingguan LK2T.

Selain itu evaluasi tersebut juga dianggap Karomi berguna untuk menjunjung tinggi keadilan bagi para guru terutama terkait masa pengabdian mereka sesuai tujuan dari Evaluasi Honorer yang pernah dipidatokan Bupati pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 lalu. Namun demikian, Apresiasi ini menggunakan “tapi” yang layak untuk didiskusikan.

Loading...

Menurutnya yang penting diperhatikan oleh Bupati adalah bagaimana menjelaskan tentang sistem evaluasi tersebut sehingga tidak menimbulkan kecurigaan terhadap publik dan juga agar tidak membuka kesempatan bagi para calo honorer yang dikhawatirkan ikut “bermain”.

Ahad Artikel dan tim akan membahas persoalan ini dengan mengundang nara sumber melalui Siaran Pers di Blog atau Media Komunitas yang diberdayakan oleh LK2T dan mitra.

Informasi ini sekaligus sebagai undangan buat pembaca dan siapa saja yang ingin berpartisipasi membangun gagasan dan menebarkan wawasan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.