Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat Hj Baiq Isvie Rupaedah

LOMBOKita – Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat Hj Baiq Isvie Rupaedah menyesalkan peristiwa kericuhan yang terjadi di lomba lari Lombok Marathon yang berlangsung di Mataram, Minggu (28/1).

“Saya sangat menyesalkan peristiwa ini. Kenapa harus terjadi saat kita sedang menaikkan citra pariwisata di daerah rusak karena peristiwa ini,” ujar Isvie Rupaedah di Mataram.

Isvie, melihat panitia tidak siap dan terkesan lelet dalam menyiapkan kegiatan. Padahal, skalanya sudah internasional.

“Kita melihat panitia lelet (lamban),” terangnya.

Menurutnya, ketidaksiapan panitia itu berimbas pada ketidak puasan peserta yang disampaikan langsung dihadapan publik. Sehingga, menyebabkan terjadinya keributan di panggung utama. Meski begitu, ia tidak melihat hal itu dikaitkan ke politik. Sebab, saat kejadian Wakil Gubernur NTB ada saat terjadi keributan.

“Tidak sejauh itulah, kami melihat. Tidak dikaitkan dengan politik,” tandasnya.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata NTB dan KONI menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh peserta atas insiden keributan yang terjadi pada penyelenggaraan Lombok Marathon yang berlangsung, Minggu (28/1).

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada peserta atas apa yang telah terjadi pada penyelenggaraan Lombok Marathon,” ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB Lalu Moh Faozal didampingi Ketua KONI NTB Andy Hadianto dan Kepala Dinas Informasi dan Statistik NTB Tri Budiprayitno di Mataram.

Faozal, menegaskan apa yang terjadi saat penyelenggaraan Lombok Marathon diluar sekenario Dinas Pariwisata dan KONI.

“Tidak ada niat sedikit pun, kami membuat ketidaknyamanan kepada para peserta, baik Dispar maupun KONI,” katanya.

Komentar Anda