Lombok Tengah Terima WTP Beruntun 7 Kali dari BPK RI

43
kali tampilan.
Penyerahan piagam penghargaan WTP ketujuh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah oleh Ketua BPK RI Perwakilan NTB, Hery Purwanto kepada Wakil Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri didampingi Ketua DPRD Lombok Tengah H. Ahmad Puadi Fadil Tohir di Mataram, Senin (27/05/2019). / foto: Humas
Loading...

LOMBOKita – Kabupaten Lombok Tengah menjadi salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai peraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Sejak tahun 2013 lalu, daerah dengan motto Tatas Tuhu Trasna (Tastura) ini secara berturut-turut mendapat piagam penghargaan WTP berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan yang dilakukan BPK RI.

Piagam penghargaan WTP ketujuh pemerintah Kabupaten Lombok Tengah itu diserahkan Ketua BPK RI Perwakilan NTB, Hery Purwanto kepada Wakil Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri didampingi Ketua DPRD Lombok Tengah H. Ahmad Puadi Fadil Tohir di Mataram, Senin (27/05/2019).

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Herdan, M. Si, predikat WTP diperoleh karena dianggap berhasil dalam tata kelola keuangan dan pengelolaan asset daerah.

Predikat WTP itu, lanjut H. Lalu Herdan, berimbas pada kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah peraih piagam penghargaan itu, terutama pada anggaran yang digelontorkan kepada pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan.

Loading...

“Alhamdulillah, itu semua dapat diraih berkat kerja keras seluruh elemen, baik di jajaran pemerintah Kabupaten Lombok Tengah maupun masyarakat, sehingga mampu meraih dan mempertahankan predikat WTP yan tahun ini ketujuhkalinya,” jelas Kabag Humas dan Protokol, H. Lalu Herdan

Perolehan predikat WTP secara berturut-turut itu, menurut Kabag Humas, menjadi kebanggan tersendiri bagi pelayan masyarakat dibawah kepemimpinan HM Suhaili Fadil Tohir.

Keberhasilan meraih WTP itu, lanjut Lalu Herdan, sebagai bukti bahwa daerah ini sangat transparan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran daerah untuk melakukan pembangunan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, HM. Nursiah mengatakan perolehan WTP secara beruntun tujuh kali itu didasari komitmen yang kuat dari pucuk pimpinan yakni Bupati dan Wakil Bupati bersama seluruh jajaran pelayan masyarakat di daerah ini untuk secara transparan dalam tatakelola keuangan daerah.

Nursiah menilai, sinergi antar SKPM (Satuan Kerja Pelayan Masyarakat) cukup baik, menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga sejak perencanaan hingga akhir pelaksanaan seluruh program bisa berjalan secara optimal.

“Pihak Inspektorat juga bekerja maksimal melakukan pengawasan dan monitoring serta mengevaluasi seluruh program kegiatan yang dilaksanakan di masing-masing SKPM,” tandas Sekda.

Karena itu, Sekda berharap agar predikat Wajar Tanpa Pengecualian itu bisa terus dipertahankan pada tahun-tahun yang akan datang. Dukungan seluruh elemen masyarakat juga, bagi Sekda, sangat memberikan arti dalam capaian WTP berkali-kali itu.

“Tugas kita ke depan harus mempertahankan predikat WTP itu, sehingga penekanan terhadap kualitas pengerjaan program juga harus ditingkatkan, pelayanan kepada masyarakat juga harus lebih dimaksimalkan,” katanya.

“Kalaupun ada catatan-catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh BPK merupakan tugas kita bersama untuk memperbaiki dan melakukan penyempurnaan, termasuk juga peningkatan sumberdaya manusia dalam tata kelola keuangan di tingkat OPD harus diperkuat secara menyeluruh,” imbuh Sekda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.