Lotim Juara Tiga Serapan DAK Pisik Tahun 2019

76
kali tampilan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Lombok Timur, HM Juani Taufik
Loading...

LOMBOKita – Kabupaten Lombok Timur berhasil meraih juara tiga serapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) pisik 2019. Prestasi itu diberikan oleh Kementrian Keuangan RI Direktorat Jendral Perbendaharaan Kantor Wilayah Ditjen Pembendaharaan Provinsi NTB.

“Alhamdulillah, Kemenkeu RI melalui Direktorat Jendral pembendaharaan kantor wilayah provinsi NTB memberikan peringkat ketiga serapan anggaran DAK tahun 2019,dengan skor nilai 97,31 persen,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Lombok Timur, HM Juani Taufik.

Menurut Taufik, besaran dana DAK yang digelontorkan ke Lotim tahun 2019 mencapai Rp 600 miliar khusus untuk anggaran pembangunan pisik di daerah itu.

“DAK pisik ini dikelola oleh beberapa dinas, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,Dinas Perhubungan dan beberapa dinas lainnya,” ucap Taufik.

Diraihnya peringkat tiga ini pun, menurut Taufik, tak lepas hasil dari koordinasi dan kerjasama yang kuat semua pihak, sehingga mengantarkan Lombok Timur menjadi terbaik tiga setelah Kota Bima sebagai terbaik kedua dan Kabupatem Bima terbaik pertama.

Loading...

Taufik menyebutkan, pemerintah pusat memberikan dana berdasarkan kontrak, artinya tidak mungkin ada kontrak kalau tidak ada pelelangan. Saat ini, katanya, tidak ada pelelangan diatas bulan Juni. Sementara pada tahun 2019 yang lalu, pelelangan masih ada terjadi di Lombok Timur sampai dengan bulan Agustus.

“Semua OPD diminta secepatnya memasukkan rencana pengadaan dalam Sistem Informasi Rencana Umum pengadaan (SIRUP) yang dinilai sangat penting, biar masyarakat Lombok Timur mengetahui apa saja yang akan dibangun oleh pemerintah daerah.

Dengan sistem keterbukaan ini, menurutnya, bupati meminta semua OPD per tanggal 31 Januari 2020, aplikasi SIRUP ini harus sudah terisi oleh semua OPD.

“Pak Bupati telah mengambil sikap tegas, termasuk mewarning seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di masing-masing OPD untuk memulai bekerja,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.