Lotim Stop Pemasukan Sapi Potong Sumbawa

55
kali tampilan.

LOMBOKita – Buntut temuan dugaan manipulasi data holding ground oleh Ombudsmas  NTB, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyetop sementara pemasukan sapi potong dari pulau Sumbawa.

“Penghentian pemasukan sapi potong dari Pulau Sumbawa ini yang dikeluarkan Kadiskeswan Lotim, berlaku sejak tanggal 14 Mei 2019, sampai adanya perbaikan sistem tataniaga sapi potong masuk ke Lotim,” ungkap Kadisnakeswan Lotim, Tallaat melalui Kepala Bidang Pengembangan Usaha Peternakan (PUP) Disnakeswan, Drh. Achsan NH.Kamis (16/5).

Menurutnya, sejauh ini Lombok Timur menjadi sorotan karena sebagai daerah paling banyak memasukkan sapi dari Sumbawa. Data jumlah sapi potong yang sudah pernah masuk ke Lotim mencapai 29 ribu ekor.

“Pasca pemberlakuan penghentian ini, Disnakeswan pun tidak lagi mengeluarkan rekomendasi pembelian dari para jagal, terait adanya dugaan manipulasi data berat badan pengiriman sapi potong asal Sumbawa itu,” ucapnya.

Loading...

Menurut Achsan, saat ini, terus melakukan perbaikan secara total sistem tata niaga sapi potong secara menyeluruh mulai dari pembuatan rekomendasi untuk para jagal atau pengusaha.

“hendaknya seleksi ternak ternak  yang ada di Houlding ground Sumbawa untuk dilakukan seleksi pemeriksaan ketat,” jelasnya.

Sesuai temuan Ombudsman, Holding ground ini yang diduga dimanipulasi, beratnya sesuai SK Gubernur Nomor 25 tahun 2005 itu adalah 300 kg, akan tapi yang dikirim ternak dengan berat 225 kg.

Setelah semua sistem tata niaga sapi ini sudah diperbaiki, baru diizinkan kembali. Penerimaan sapi dari Sumbawa harus sesuai dengan SK Gubernur. Hal ini juga berkaitan dengan kemungkinan ancaman penyakit menular seperti rabies, anthrax dan brucellosis yang saat ini sudah dinilai sangat aman di pulau Lombok.

Achsan juga mengaku, meski dilakukan penghentian sementara namun tidak akan mengganggu kebutuhan daerah. Jumlah populasi ternak Lotim sendiri sudah surplus. Jumlah populasi ternak sapidi Lotim mencapai 130 ribu ekor lebih.

“Kebutuhan stok daging selama ramadhdan dan hari raya idul fitri,  diyakini mencukupi, untuk memenuhi tingkat konsumsi daging warga Lotim,” paparnya..007.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.