LOMBOKita – Setiap orang punya kebiasaan tidur masing-masing. Ada yang harus tidur pake bantal, ada yang fine-fine aja meskipun nggak ada bantal. Ada yang baru bisa tidur saat kamar dalam kondisi gelap, tapi sebaliknya ada yang malah nggak bisa tidur kalau kamar gelap gulita.

Nah, ternyata, tidur di kamar atau ruangan yang gelap lebih dianjurkan loh.

Ini karena ada hormon melatonin yang lancar dihasilkan ketika tidak ada sumber cahaya alias ruangan dalam kondisi gelap. Bahkan ketika kita tidur dan ada yang menyalakan lampu, sinar tersebut bisa masuk melalui kelopak mata, dideteksi otak, dan otak tidak bisa menghasilkan melatonin karena bingung antara kondisi siang dan malam hari.

Secara normal, otak memproduksi hormon melatonin setiap hari yang puncaknya terjadi pada pukul 9-10 malam. Ini nih yang bikin kita ngantuk di jam-jam segitu. Siklus itu berjalan terus yang membuat siklus tidur teratur.

Tetapi, ketika kita nggak mematikan lampu atau masih menggunakan gadget atau menonton televisi di jam-jam segitu, sumber cahaya dari benda-benda tersebut bisa menekan produksi hormon melatonin. Akhirnya, kita bisa susah tidur dan siklus tidur yang normal pun terganggu.

Kalau kita rajin mematikan lampu saat akan tidur, insya Allah kita akan mendapat manfaat bagi kesehatan tubuh kita, di antaranya:

  • Tidur lebih cepat dan lelap
  • Memperlambat proses penuaan
  • Meningkatkan daya ingat dan mencegah penyakit Alzheimer’s
  • Mencegah depresi dan membuat mood lebih baik
  • Mencegah kegemukan
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Menurunkan resiko kanker payudara

Tidur pada pukul 9-10 malam atau tidur di awal malam (tidak begadang jika tidak ada kepentingan yang bermanfaat) juga sesuai anjuran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568).

Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah. ‘Umar bin Al Khattab sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat ‘Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 3/278, Asy Syamilah).

Kudu diketahui juga nih, meskipun orang tidur pada jam dan kurun waktu yang sama, orang yang mematikan lampu di kamar tidur, lebih berkualitas tidurnya daripada yang tidur dengan kondisi kamar terang benderang.

Kalau memang tidur bareng teman kosan atau bareng orang yang nggak bisa tidur di ruangan yang gelap, mungkin kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan sleep mask.

Semoga bermanfaat.