Mantan Anggota DPRD Lotim Kena Tipu Biro Perjalanan Haji‎

138
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Mantan anggota DPRD Lotim,H.Kartib,Warga Sembalun diduga menjadi korban penipuan oleh sebuah biro perjalanan hari dan umroh yang berkantor di Lombok Tengah.Sehingga mantan anggota DPRD Lotim melaporkan kasus tersebut ke Polres Lotim,Selasa (5|3).

Karena pemilik perusahaan biro perjalanan haji dan umroh tersebut tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah pelunasan pembayaran Ongkoh Naik Haji (ONH) yang telah disetorkan empat orang warga tersebut kepada biro perjalanan tersebut.‎

Demikian ditegaskan  Anggota DPRD Lotim,H.Kartip di kantor Polres Lotim. Menurutnya  sebenarnya pihaknya tidak mau melaporkan masalah ini ke polisi, kalau biro perjalanan haji dan umroh ini memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut.

” Saya sudah minta untuk diselesaikan tapi hanya janji saja tidak ada realisasi,makanya melaporkan ke polisi,” tegasnya.

Ia menjelaskan kasus ini bermula ada empat warga Sembalun yang mendaftarkan haji lawat biro perjalanan haji dan umroh tersebut. Dengan menyerahkan uang masing-masing Rp 25 juta untuk mendapatkan porsi hari tahun 2009.

Loading...

Dengan berangkat melalui ONH reguler sistim talangan,kemudian uang sudah disetorkan melalui biro perjalanan. Namun pada saat akan dilakukan pelunasan untuk pemberangkatan empat orang ke tanah suci tahun 2019 ini tidak dilakukan oleh perusahaan biro haji tersebut.‎

” Perusahaan itu hanya menyetorkan setengah saja dari uang yang sudah disetorkan untuk pembayaran ONH tersebut,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pihak perusahaan biro haji itu berjanji akan melunasi pembayaran ONH empat orang yang sudah mendaftar tersebut.Akan tapi sampai dengan masa pelunasan tidak juga dilakukan,sehingga inilah yang membuat dirinya bersama empat orang warga itu marah.

” Biro perjalanan haji itu sanggup untuk melunasi,tapi nyatanya sampai adanya pemanggilan untuk pelunasan tidak juga kunjung dilakukan,” tandas Kartib.

Lebih lanjut, Kartib menambahkan sebelumnya juga pernah ada dua orang warga Sembalun didaftarkan melalui biro perjalanan haji itu tersebut. Dengan keduanya berangkat ke tanah suci,sehingga inilah yang membuat dirinya menambah yakin terhadap biro tersebut.

Selain itu, pihak biro perjalanan haji tersebut juga meminta dirinya untuk mencarikan warga yang berkeinginan untuk berangkat haji melalui biro tersebut. Dengan berawal dikenalkan oleh salah seorang dosen di Lombok Timur,sehingga terjalin komunikasi dan membantu untuk mencarikan warga yang berangkat haji.‎

” Tapi dalam perjalanan gak tahunya saya dan empat warga yang sudah mendaftar merasa kena tipu oleh biro perjalanan haji tersebut,” tambahnya.

Sementara saat ditanyak mengenai masalah nama biro perjalanan haji dan umroh tersebut, Kartib mengaju tidak mengetahuinya secara pasti,begitu juga brosurnya memang dulu ada tapi sekarang tidak tahu hilang dimana,karena sudah lama.‎

Kapolres Lotim melalui Kanit SPKT Polres Lotim, AIPTU M Ihsan saat dikonfirmasi membenarkan sudah menerima laporan pengaduan warga terkait dengan kasus dugaan penipuan masalah haji.

” Kami akan teruskan ke pimpinan pengaduan ini sesuai dengan aturan main yang ada,”tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.