Mimpi Kadis Perindag Loteng Sebelum Kehilangan Kendaraan

212
kali tampilan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, H. Saman (baju putih) saat memasukkan laporan kehilangan di Mapolres, Rabu (16/8/2017) malam

LOMBOKita – Musibah yang menimpa Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat H. Saman yang kehilangan kendaraan dinas beberapa waktu lalu ternyata pernah mendapat firasat mimpi.

Menurut penuturan H. Saman, beberapa hari yang lalu sebelum kehilangan kendaraan dinas berupa Suzuki Ertiga dengan nomor polisi DR 1194 V itu, pernah bermimpi berdiri diatas sumur tua.

“Karena tempat yang memijakkan kaki itu tidak kuat, akhirnya saya terjatuh ke dalam sumur, tapi syukur tidak sampai ke dasar. Tangan saya masih bisa berpegangan pada bibir sumur kemudian naik lagi,” tutur H. Saman.

H. Saman yang baru beberapa pekan dilantik menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu pun tidak pernah terpikir bahwa firasat mimpinya itu akan kehilangan kendaraan dinas beberapa hari setelah bermimpi.

Loading...

“Ternyata itu arti mimpi saya. Yaa mau bilang apa, ini musibah yang harus saya alami,” katanya.

Berita terkait: Mobil Kadis Perindag Loteng Hilang Saat Hadiri Acara di Pendopo

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah H. Saman memasukkan laporan kehilangan kendaraan ke Mapolres Lombok Tengah, Rabu (16/8/2017) malam.

Menurut H. Saman, kendaraan dinas Suzuki Ertiga dengan nomor polisi DR 1194 V tersebut diparkir di pojok pendopo Bupati Lombok Tengah, tepatnya di sebelah utara Mapolres Lombok Tengah saat menghadiri acara Pengukuhan anggota Paskibraka 2017 di pendopo bupati.

Kepala Unit SPKT Mapolres Lombok Tengah, Aiptu Pande K. Sunarta yang menerima laporan kehilangan kendaraan dinas itu memperkirakan kejadian berlangsung sekitar pukul 21.05 Wita.

Pihaknya langsung menghubungi seluruh jajarannya di Kepolisian Sektor yang ada di wilayah hukum Polres Lombok Tengah terkait laporan kehilangan yang dibuat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu.

“Kami sudah mempersempit ruang gerak pelaku, termasuk langsung menghubungi pihak penyeberangan di Lembar dan Kayangan di Lombok Timur,” kata Kanit SPKT.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.