Monjok-Karang Taliwang Ayo Berdamai

240
kali tampilan.
Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana
Loading...

LOMBOKita – Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menduga ada indikasi aksi provokatif dalam konflik antarkampung di Lingkungan Monjok dan Karang Taliwang sehingga kembali memicu terjadinya bentrok.

“Kami menduga ada indikasi aksi provokatif yang dilakukan oleh kelompok tertentu sehingga konflik dua lingkungan yakni Monjok dan Karang Taliwang kembali mencuat,” katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.

Pernyataan itu dikemukakannya seusai memfasilitasi perdamaian dua kampung tersebut di ruang kenari kantor wali kota, bersama Kapolres, Dandim serta sejumlah jajaran terkait.

Wakil wali kota mengatakan, dua lingkungan ini sudah melakukan perdamaian secara permanen pada Maret 2016, setelah berkonflik hampir enam bulan.

Sejak perjanjian damai tersebut, kondisi di dua lingkungan itu dan sekitarnya cukup kondusif hingga kembali memanas pada akhir pekan lalu.

“Tapi hari ini, perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum sudah kembali bersepakat berdamai,” katanya.

Sementara terkait dengan indikasi aksi provokatif, akan terus ditindaklanjuti oleh jajaran TNI/Polri dengan melakukan penelusuran.

“Aparat TNI/Polri berkomitmen memberi tindakan tegas kepada provokator jika berhasil ditangkap,” ujarnya.

Oleh karena itu, untuk memberikan rasa aman dan nyaman, aparat TNI/Polri akan membentuk posko terpadu yang lokasinya masih dilakukan kajian agar berada di tengah dua kampung tersebut.

Mohan mengatakan, meskipun dalam konflik antarkampung ini tidak menimbulkan kerugian secara material, namun kerugian secara psikologis sangat berpengaruh.

“Konflik antarkampung berdampak juga terhadap keamanan, sementara keamanan menjadi fondasi dan daya dukung untuk meningkatkan investasi,” katanya.

Sementara Camat Cakranegara M Salman Rusdi selaku pihak yang memiliki wilayah Lingkungan Karang Taliwang menyebutkan, memanasnya kembali dua lingkungan itu karena adanya pelemparan yang dilakukan oleh oknum yang menggunakan sepeda motor pada waktu yang hampir bersamaan di dua lingkungan.

“Kalau tidak ada provokator, apa iya ada warga yang iseng melempar secara bersamaan di dua lingkungan itu,” katanya.

Terkait dengan itu, dia berharap agar aparat TNI/Polri dapat melakukan penyelidikan secara maksimal agar konflik ini tidak semakin memanas dan meluas.

Menyinggung tentang kondisi wilayah di dua lingkungan saat ini, Salman menyebutkan, sejauh ini kondisinya masih aman terkendali, dan tugas dari aparat kelurahan adalah untuk menyosialisasikan komitmen perdamaian yang telah dilakukan hari ini.

“Masyarakat kita ingatkan agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang kebenarannya belum bisa dipertanggungjawabkan, agar masyarakat bisa hidup damai berdampingan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.