MotoGP 2021 Digelar di Sirkuit Mandalika Lombok

1584
kali tampilan.
sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika
Desain induk sirkuit jalan raya pertama di dunia di Mandalika Resort. (Suara NTB/ist)

LOMBOKita – Resmi, Moto GP akan digelar di Indonesia yakni di sirkuit Mandalika, di Lombok, NTB pada 2021 dengan durasi kontrak selama tiga tahun.

Indonesia resmi akan menggelar Moto GP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok NTB.

Sudah lama kabar Indonesia akan jadi tuan rumah MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kabar terbaru, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, mengklaim sudah punya kesepakatan dengan Dorna Sports, pemilik MotoGP.

Dilansir dari GridOto, ITDC mengklaim sudah ada tanda tangan kontrak dengan pihak Dorna Sports.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer. Pihaknya telah meneken kontrak untuk menggelar balap MotoGP pada 2021.

“Kami tanda tangan kontrak pada Januari dengan Dorna, kita bersaing dengan Brasil, tetapi akhirnya kita yang dapat di 2021.”

“Kami siapkan venue, bangun sirkuit,” ungkap Abdulbar dikutip dari Grid Oto.

Sirkuit yang digunakan merupakan sirkuit jalan raya, yang proses konstruksinya digarap oleh perusahaan asal Prancis, Vinci Construction Grands Projects.

View this post on Instagram

BOLA.COM . Pakai Sirkuit Mandalika, Indonesia Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021 . Indonesia bakal menjadi tuan rumah balapan motor bergengsi, MotoGP pada 2021. Saat itu, Indonesia akan menggunakan sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, Abdulbar M Mansoer mengatakan, pihaknya telah meneken kontrak dengan Dorna sebagai penyelenggara MotoGP. . Dorna memberikan kesempatan bagi Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP mulai musim 2021. Sayang, durasi kontrak tersebut belum bisa dipublikasikan, termasuk rencana detil dari penyelenggaraan ajang bergengsi tersebut. "Kita tandatangan kontrak pada Januari dengan Dorna.‎ Kita bersaing dengan Brasil, tetapi akhirnya kita yang dapat di 2021. Kita siapkan venue, bangun sirkuit," ujar Abdulbar, di Jakarta, Selasa (19/2/2018). ‎Abdulbar mengungkapkan, pembangunan sirkuit Mandalika menggandeng perusahaan asal Prancis, Vinci Contruction Grands Projects. Selain itu, ITDC juga telah mendapatkan pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).‎ "Pendanaan kita dapat, jadi akan dibangun. MotorGP balap motor terbesar di dunia. Penontonnya 400 juta, Indonesia nomor 2 setelah China, penontonnya. Dibangun oleh Vinci, ini kita ‎bangun dari awal. Kalau di negara lain tidak," kata Abdulbar. Ia optimistis pembangunan sirkuit sepanjang 4,3 kilometer (km) tersebut rampung pada 2021 sehingga bisa menarik wisatawan menyaksikan MotoGP di Mandalika. "Kita punya waktu 2 tahun, dan semua berharap bisa selesai tepat waktu agar bisa menyelenggarakan balapan pada 2021," tegas Abdulbar. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC akan memulai pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Oktober 2019. Keberadaan sirkuit ini akan menarik banyak wisatawan ke Indonesia, khususnya Mandalika. Abdulbar M Mansoer mengatakan, untuk satu kali balapan, membutuhkan waktu minimal empat hari untuk tahap kualifikasi hingga balapan. Pada periode satu hari, biasanya akan ada 100 ribu orang yang akan hadir. Pict : google (Berpikir positif aja) Cz pihak dorna juga udah ke lombok.

A post shared by motogpupdate.id (@motogpupdate.id) on


Perkara pendanaan, menurut Abdulbar, pihaknya mendapatkan pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).‎

“Pendanaan kita dapat, jadi akan dibangun. MotoGP balap motor terbesar di dunia. Penontonnya 400 juta, Indonesia nomor 2 setelah China, penontonnya, dibangun oleh Vinci, ini kita bangun dari awal. Kalau di negara lain tidak,” tutur Abdulbar.

Dirinya melanjutkan pembangunan sirkuit sepanjang 4,3 kilometer (km) tersebut bakal rampung pada 2021, diharapkan bisa menarik wisatawan menyaksikan MotoGP di Mandalika.

“Kami punya waktu 2 tahun, dan semua berharap bisa selesai tepat waktu agar bisa menyelenggarakan balapan pada 2021,” sambung Abdulbar.

Sebelumnya delegasi dari Dorna sebagai promotor Moto GP, termasuk kepala seri Carmelo Ezpeleta, mengunjungi pulau NTB bulan lalu, dan pengumuman resmi mengenai rencana tersebut akan dilakukan Sabtu ini.

Vinci juga akan bertindak sebagai investor utama dalam lomba ini, dengan kontribusi perusahaan asal Prancis diperkirakan di sekitar 900 juta euro.

Ezpeleta, Kepala Dorna, pertama kali mengisyaratkan tentang mengadakan Balapan Moto GP di Lombok tahun lalu.

“Ada kemungkinan bahwa ada sirkuit perkotaan di MotoGP,” kata Ezpeleta dikutip dari laman Motorsport.com.

“Ada proyek yang solid di kota yang hangat, secara teori, trek lurus akan terbentang dengan paddock akan tertutup, terintegrasi, jadi, selama grand prix itu akan digunakan untuk balapan dan sisanya tahun ini untuk banyak hal lainnya.” lanjut Ezpeleta

Finlandia dan Meksiko telah berlomba-lomba memperebutkan tempat di kalender MotoGP untuk tetapi tidak termasuk dalam jadwal 2019, karena menjaga jumlah balapan pada 19.

Sampai tahun 2021, kita pasti tidak akan menghasilkan lebih dari 20 grand prix setahun, dari sana, kita akan lihat,” kata Ezpeleta kepada Motorsport.com.

“Kami memiliki banyak permintaan untuk sirkuit yang ingin merayakan balapan, mereka yang memiliki kontrak akan menghormati mereka, tetapi dari sana mereka harus bernegosiasi,” tutup Ezpeleta.

Kalender MotoGP

Alur lintasan sircuit motogp Mandalika Lombok
Menurut rencana, MotoGP Indonesia bakal masuk ke kalender balap pada musim 2021 dengan Mandalika, NTB, sebagai tuan rumah.

Penunjukan kawasan Mandalika sebenarnya bukan hal yang mengejutkan mengingat Carmelo Ezpelata (Bos Dorna) sudah mengunjungi lokasi itu pada akhir 2018 lalu.

Sirkuit Jalanan
Sirkuit Mandalika NTB memiliki konsep street racing atau sirkuit jalanan.

Menggunakan konsep sirkuit jalanan, arena lomba MotoGP di Mandalika itu menurut rencana akan mulai dibangun pada Oktober 2019.

Rencana itu disampakan oleh Direktur Pengembangan ITDC, A.A Ngurah Wirawan, yang juga bertanggung jawab pada pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Untuk tahap awal, kami hanya membangun jalan dasarnya saja. Selebihnya akan ditangani oleh Vinci pada tahun berikutnya,” tuturnya menjelaskan.

Kerjasama kontraktor lintasan
Menurut rencana, ITDC bakal menggandeng Vinci Construction Grands Projects asal Prancis untuk membangun lintasan balap sepanjang 4,3 Km.

Abdulbar M.Mansoer (Direktur Utama ITDC) menargetkan jika sirkuit di Mandalika dapat digunakan untuk ajang MotoGP pada tahun 2021.

Tahapan

“Kami Oktober ini sudah memulai pembentukan jalan. Ada beberapa terowongan yang saya buat karena harus disambung-sambung. Nanti 2020 sudah lebih rapi,” tutur Abdulbar.

“Kita punya waktu dua tahun dan semua berharap bisa selesai tepat waktu agar bisa menyelenggarakan balapan pada 2021,” tuturnya memungkasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.