Mulai 2020, Seluruh Desa di Loteng Anggarkan Sektor Pariwisata

174
kali tampilan.
Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir menandatangani fakta integritas penganggaran sektor pariwisata melalui BUMDes, Jumat (29/11/2019)
Loading...

LOMBOKita – Seluruh Kepala Desa di Kabupaten Lombok Tengah akan memberikan anggaran untuk mendukung sektor pariwisata melalui APBDes masing-masing.

Kesepakatan pemberian anggaran kepariwisataan melalui APBDes tersebut dilakukan melalui penandatanganan fakta integritas komitmen penganggaran desa pada APBDes tahun 2020 untuk pendukung pariwisata.

Penandatanganan fakta integritas tersebut tersebut dilakukan 50 Kepala Desa yang ada di daerah Tatas Tuhu Trasna (Tastura) itu.

Penandatanganan fakta integritas 50 Kepala Desa itu dilakukan di Bencingah Adiguna Praya usai senam bersama ASN, Jumat (29/11/2019). Disaksikan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah.

Sebanyak 50 orang Kepala Desa di Lombok Tengah menandatangani fakta integritas pengalokasian anggaran untuk pariwisata melalui BUMDes

Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir mengungkapkan, potensi pengembangan sektor pariwisata pada tahun 2020 cukup besar. Beberapa kementerian juga memberikan perhatian khusus terkait pengembangan sektor pariwisata.

Loading...

Karena itu, Bupati HM Suhaili menghimbau kepada seluruh Kepala Desa yang ada di daerah itu untuk pandai-pandai memanfaatkan segala potensi yang ada di desa yang dipimpinnya, baik itu tentang kesenian, kebudayaan maupun potensi lain yang bisa dijadikan obyek wisata.

“Ayo semua bergegas, munculkan potensi yang ada di desa. Gerakkan semua kalangan, gandeng pemuda dan seluruh stakeholder yang bisa diajak kerjasama,” tegas Bupati di hadapan 50 Kepala Desa usai penandatanganan fakta integritas.

Berapa persen anggaran yang harus dialokasikan untuk pengembangan pariwisata?, Bupati menegaskan minimal 10 persen dari APBDes.

Bupati Lombok Tengah itu juga meminta jajaran pemerintah desa untuk membentuk dan menghidupkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang berpeluang menangani usaha masyarakat di desa.

Pengalokasian sektor pariwisata dari BUMDes itu, kata Bupati, dihajatkan tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur obyek wisata, tetapi untuk penyiapan sumberdaya manusia yang ada.

Sebanyak 50 orang Kepala Desa yang melakukan penandatanganan tersebut, imbuh Bupati, mewakili seluruh desa yang ada di tiga zona yang ada di Lombok Tengah. Zona Aiq Meneng di wilayah utara, zona Tunjung Tilah di wilayah tengah dan zona Empak Bau.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.