General Manager Novotel Lombok Jan Kroeckel membagi-bagikan santunan kepada anak-anak yatim setelah berbuka puasa bersama di meeting room Novotel Lombok, Senin (11/06/2018)

LOMBOKita – Seluruh management Novotel Lombok Resort & Villas, menggelar acara buka puasa bersama dengan sejumlah anak yatim yang berada di sekitar hotel, Senin (11/06/2018).

Selain manajemen dan seluruh karyawan, acara buka puasa bersama ini dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat bersama puluhan anak yatim-piatu.

TGH Lalu Nasiruddin Misbah, pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kute yang mengisi tausyiah singkat pada kesempatan itu menjelaskan beberapa hal yang bisa mendatangkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

TGH Lalu Nasiruddin Misbah, yakni hendaknya manusia jangan lalai dalam menjalankan perintah-perintah Allah. Sebab, orang yang lalai menjalankan perintah agama dan rasul termasuk golongan orang-orang fasiq.

“Jangan pura-pura lalai, jangan pura-pura lupa menjalankan kewajiban sebagai hamba. Sebab sifat lalai itu termasuk fasiq,” jelas TGH Lalu Nasiruddin Misbah.

Hal lain yang harus juga dipelihara, menurut TGH Nasiruddin Misbah, yakni menjaga hubungan dengan sang pencipta dan sesame hamba, yang disebutnya dengan “Hablum minalloh wahablum minannas”.

“Perbanyak silaturrahmi dengan sesama manusia serta menjalin hubungan dengan Alloh dengan menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi laranganNya. Bila hubungan dengan sesama manusia dan dengan sang khaliq tidak harmonis, maka itu bisa mendatangkan bencana,” kata TGH Lalu Nasiruddin Misbah.

Sementara itu, General Manager Novotel Lombok Jan Kroeckel mengatakan, acara silaturrahim dengan buka puasa bersama dengan anak-anak yatim dan tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan kegiatan tahunan Novotel Lombok Resort and villas.

“Beberapa hari lagi saudara-saudara akan merayakan hari lebaran, hari yang penuh kegembiraan bersama keluarga. Kami segenap manajemen dan karyawan mengucapkan selamat lebaran,” kata Jan Kroeckel menggunakan Bahasa Inggris.

Jan Kroeckel mengaku sangat senang dan bahagia bisa berkumpul dengan masyarakat, anak-anak yatim sebelum lebaran tiba. “Mudah-mudahan silaturrahmi kita tetap terjalin dengan harmonis,” ucap Jan Kroeckel.

Jumlah anak yatim penerima santunan lebaran tahun ini sebanyak 30 orang.

Usai berbuka puasa, Jan Kroeckel langsung membagi-bagikan santunan kepada seluruh anak yatim yang hadir saat itu.