Hari Tenang, Oknum Caleg PKS Lotim Di-OTT Bagi-bagi Uang

2886
kali tampilan.

LOMBOKita – Oknum Caleg DPRD Kabupaten Lombok Timur dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil 1 nomor urut 3, MA kedapatan melakukan “serangan pajar” dan dugaan politik uang di wilayah Denggen Timur, Kecamatan Selong, Senin malam (15/4).

Tangkap tangan oknum Caleg PKS itu dilakukan Panwascam Selong bersama Bawaslu Lotim dibantu pihak kepolisian usai membagikan uang dalam amplop.

Lebih parah lagi, kampanye dan bagi-bagi uang itu dilakukan saat masa tenang jelang pelaksanaan Pemilu serentak 2019.

Informasi yang diserap Lombokita.com, Caleg bersangkutan sempat mau dipukul dan mobilnya mau dirusak oleh warga. Beruntung, aparat kepolisian segera tiba dan mengamankan Caleg tersebut.

Loading...

Kini, Caleg tersebut diamankan ke Kantor Bawaslu Lombok Timur bersama saksi dan barang bukti.

Ketua Panwascam Selong, Abdurrahim saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menangkap tangan oknum caleg PKS saat membagikan uang dalam kegiatan kampanye hari tenang di wilayah Denggen Timur. Isi amplop terdapat sejumlah uang Rp 25 ribu dan di dalamnya ada kartu pinter.

“Setelah kami mendapatkan laporan ada Caleg membangikan amplop berisi uang, langsung kami ke TKP untuk menindaklanjutinya,” tegas Abdurrahim.

Hal yang sama dikatakan Kordiv Penindakan Bawaslu Lotim, Sahnam, pihaknya mendapatkan laporan mengenai adanya oknum Caleg yang melakukan kampanye di hari tenang sambil membagikan uang dalam amplop, sehingga langsung ditindaklanjuti ke lokasi.

“Caleg itu sedang diperiksa dan saksi-saksi yang menerima uang juga kami minta keterangan,” tegasnya.

Ia menegaskan kalau dilihat dari perbuatan yang dilakukan oknum tersebut memang sudah masuk dalam money politik, dengan memanfaatkan hari tenang untuk kampanye, apalagi ditemukan membagikan sejumlah uang kepada masyarakat.

“Apa yang dilakukan oknum Caleg itu masuk dalam kampanye dan money politik yang dilarang, akan tapi pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan terlapor guna menentukan status selanjutnya terhadap oknum caleg tersebut,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP I Made Yogi Purusa Utama, S,ik mengatakan pihaknya hanya melakukan pendampingan terhadap Bawaslu. Namun yang jelas apa yang dilakukan oknum caleg tersebut dengan memanfaatkan hari tenang untuk kampanye dan membagikan uang melanggar aturan.

“Memang betul oknum Caleg tersebut ketangkap saat melakukan kampanye dan money politik, karena ada sekitar 12 orang warga yang telah diberikan uang dalam amplop dan di dalamnya ada kartu pinter,” tegasnya.

Sementara itu oknum Caleg, MA mengaku dirinya dijebak.

“Saya merasa dijebak, karena saya datang atas permintaan salah seorang teman atau tim,” singkat MA setelah diminta keterangan di Bawaslu Lotim.

Loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.