Opgab di Lotim, 2600 Pelanggar Terjaring

40
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Operasi gabungan (opgab) Gathatin 2019 yang di lakukan  Satlantas Polres Lombok Timur, dari tanggal 29 Agustus hingga 14 September, berhasil menjaring 2600 pelanggar. Hal ini menunjukkan kesadaran tertib berlalu.lintas masyarakat masih rendah.

” Opgab Gataharin ini di gelar seluruh Polres di jajaran  Polda  NTB, untuk Polres Lombok Timur angka.pelanggaran yang terjaring Opgab sebanyak 2600 pelanggar,” ungkap Kapolres Lotim AKBP Ida Bagus Made Winarta di dampingi Kasat Lantas AKP Ryan Faisal.

Menurut Ryan,yang mendominasi pelanggaran,yaitu pengendara roda dua, dan  pemgendara yang terjaring tersebut, tak menggunakan helm.pengamam, termasuk surat surat kendaraan mati.

“Pelanggar di dominasi pelajar, dan penindakanpun lebih di tingkatkan,” ucapnya,seraya mengmbau keoada para pengendara khususnya pelajar,agar menggunakan helm pengaaman saat gunakam kendaraan

Disebutkan Ryan, jumlah.pelanggaran yang tak tertib dalam berlalu lintas, terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Jumlah pelanggar pada Opgab tahun ini,alami peningkatan dari tahun sebelumnya, dari 2600 pelanggar yang terjaring, 700 teguran,” katanya.

termasuk kasus kecelakaan pun,alami peningkatan,pada ophab tahun lalu jumlah kecelaak 3 kasus, 3 Meninggal dunia,tetapi tahun ini dari empat kasus, hanya satu kasus yang Meninggal dunia.

” Masyarakat selalu kita imbau unntuk tertib berlalu lintas, karena kematian akibat kecelakaan lalu lintas iitu indoensia berada di posisi lima,” sebutnya.

Khususnya para pengendara sepeda motor,banyak pengguna yang tak menggunakan helm pengamanan,apalagi adik adik pelajar banyal di antaranya tak menggunakan helm pengaman.

” penggunaan helm pengamam itu,untuk menjaga keselamatan pengendara sendiri,bukan karena ada petugas,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.