Pangdam: Aplikator Jangan Tak bermodal “Modal Dengkul”

41
kali tampilan.

LOMBOKita – Penunjukan aplikator pada prinsifnya dari manapun boleh, tetapi bisa dipertanggungjawabkan untuk membangun rumah tahan gempa,

“Pada prosesnya aplikator harus punya modal,jangan sampai aplikator tak bermodal, hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah,” ungkap Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, disela perismian SD 5 Labuhan Lombok Desa Gunung Malang Kecamatan Ptinggabaya Lombok Timur, Selasa (12/2).

Untuk proses pencairan uang,menurut Pangdam, pekerjaan selesai baru uang cair.  kalau aplikator tak bunafid, mereka tak bermodal.maka pembangunan tak berjalan.

” Terhadap aplikator tak bermod ini, yang kita wanti wanti bersama Danrem dan kepala daerah,” ucapnya.

Loading...

Sehingga untuk membangu prosea lempercepat  pembangunan rumah warga terdampak gempa ini, dibutuhkan aplikator yang bermodal “bunafid”,tak hanya bermodal dengkul dan kemauan semata.sehingga proses pembangunan tak terhambat.

” presiden menghendaki, agar masyarkat segera memiliki rumah.tidak tidur lagi di tempat-tempat tidak layak. Seperti dibawah tenda yang masih ada sampai sekarang In,” paparnya.

Melihat hal.itu, menurut Pangdam, atas dasar inilah TNI AD melalui i operasi teritorial, untuk membantu warga warga yang masih tinggal di tenda tenda Dan huntara

” kita bwrharap tujuan pemerintah dapat terwujud,dan tak ada lagi masyarakat yang tinggal di tenda tenda maupun huntara,” ujarnya.

Ditanya aplikator yang ada dinilai gagal, Pangdam mengatakan, tidak gagal, hanya saja pekerjaannya  masih masif, sehingga turun untuk membantu percepatan pembangunan.

“Tidak ada institusi negara yang bisa bekerja sendiri seperti Superman,untuk menyelesaikan pesoalan negara ini,” terangnya.

Bahkan yang sudah bekerjapun, tetap diberdayakan.” mereka tetap kita rangkul,dan tetap bersinergi,,” terangnya..

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.