Partai Demokrat Optimis Popularitas AHY Meningkat

93
kali tampilan.
Agus Harimurti Yudoyono/BreakingNews

LOMBOKita – Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon optimistis popularitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang masuk dalam bursa bakal calon wakil presiden dari beberapa lembaga survei, akan terus meningkat menjelang pemilu 2019.

“AHY adalah putra kandung Partai Demokrat, karena dia adalah putra kandung pendiri dan ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Jansen Sitindaon pada diskusi “Menakar Cawapres 2019” di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis.

Menurut Jansen Sitindaon, berdasarkan hasil survei dari beberapa lembaga survei soal popularitas bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden, poplaritas AHY trennya terus meningkat.

Loading...

Jansen menjelaskan, pada April 2017, hasil survei dari lembaga survei Indo Barometer menyimpulkan popularitas AHY sebagai bakal calon presiden adalah 0,4 persen.

“Popularitas AHY meningkat cukup signifikan menjadi 2,9 persen hanya dalam waktu enam bulan. Ini hasil survei dari Pol Mark,” katanya.

Hasil survei dari Roda Tiga Konsultan, menurut dia, juga telah meningkat menjadi 2,3 persen.

Jansen menceritakan, popularitas AHY terus meningkat, karena AHY melakukan sosialisasi visi misinya melalui safari politik ke sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain memberikan kuliah umum di Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Negeri Semarang, dan Universitas Hasanuddin Makassar.

“Kalau di Pulau Sumatera, AHY sudah berkunjung di hampir semua provinsi,” katanya.

Jansen mengakui, Partai Demokrat sampai saat ini belum menetapkan figur calon presiden dan calon wakil presiden untuk pemilu 2019, tapi ada beberapa nama yang masuk dalam bursa calon presiden dan calon wakil presiden, antara lain, mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, serta Agus Harimurti Yudhoyono.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.