Pasca Gempa, Sembalun Kian Ramai Dikunjungi Turis. Ini Alasannya!

107
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Seluruh obyek wisata yang berada di kawasan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) kian ramai dikunjungi wisatawan regional maupun mancanegara.

Meski daerah yang berada di kaki Gunung Rinjani itu terdampak bencana gempa tahun 2018 lalu, namun tidak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung menikmati fanorama alam pegunungan yang disuguhkan obyek wisata Sembalun.

“Turis-turis itu penasaran ingin menikmati sensasi liburan di daerah terdamak gempa, seperti di Sembalun, Tetabatu dan beberapa obyek wisata lainnya di Lombok Timur,” ucap Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur Hadi Jayari saat memberikan sambutan pada acara Malam Penganugerahan Kepariwisataan Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (21/12/2019) malam.

Dikatakan Hadi Jayari, Kabupaten Lombok Timur merupakan daerah paling cepat melakukan pemulihan pascabencana gempa beruntun tahun 2018 lalu. Hal itu, katanya, tidak terlepas dari dukungan dan peran aktif masyarakat bersama seluruh stakeholder melakukan proses recovery.

Demikian pula dengan keterlibatan para pelaku pariwisata, baik kalangan perhotelan, homestay dan kelompok-kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada di daerah itu, menurut Hadi Jayari, menjadi bagian penting proses pemulihan pariwisata Lombok Timur.

Loading...

Karena itu, Hadi Jayari mengapresiasi kegiatan malam penganugerahan kepariwisataan yang diinisiasi gabungan asosiasi pelaku pariwisata Kabupaten Lombok Timur yang diadakan di Gedung KONI Masbagik itu.

“Kami sangat mendukung acara ini, mudahan ke depan acara seperti ini bisa dilakukan kembali. Kami akan support,” kata Hadi Jayari.

Sementara itu, Ketua Panitia Malam Penganugerahan Kepariwisataan Kabupaten Lombok Timur tahun 20019, Sawaluddin menjelaskan, acara tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada para pegiat pariwisata untuk bangkit kembali setelah ambruk diguncang gempa.

Gabungan asosiasi pelaku pariwisata Lombok Timur, kata Sawaluddin, telah bertekad untuk membangun kembali citra pariwisata yang sempat melemah setahun terakhir ini.

“Kalau bukan kita, siapa lagi?. Kalau bukan sekarang, kapan lagi kita akan bangkit dari keterpurukan ini,” tandas Boss Pandan Dure Homestay itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.