Alat milik PT AMG

LOMBOKita – Pasca kerusuhan dan perusakan fasilitas milik perusahaan PT AMG tahun 2013 lalu, yang mengakibatkam kerugian puluhan miliar, kini perusahaan tersebut mulai bangkit.

“Saat ini perusahaan mulai bangkit lagi, fasilitaa yang rusak sedang kita perbaiki,” ungkap Adi Susanto, koordinator lapangan PT AMG.

Menurutnya, akibat kejadian itu, perekonomian perusahaan hancur, belum lagi imbas dari kejadian lain. Meski demikian, pihak perusahan ingin bangkitkan kembali aktivitas PT AMG.

“Satu bulan ini kami sedang servis alat yang rusak dan terbakar akibat kerusuhan itu,” tuturnya.

Dikatakan Adi, untuk menjalankan aktivitas perusahan yang bergerak di bidang pasir besi ini, pihaknya melakukan mulai dari nol.

Untuk memulai jalankan aktivitas, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan seluruh masyarakat setempat.

“Alhamdulillah dengan komunikasi yang intens maayarakat sudah mulai menerima,” jelasnya.

Keberadaan PT AMG ini dari rakyat untuk rakyat,” keberadaan kami untuk bangkitkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Bahkan Adi banyak diantara masyarakat yang meminta untuk bekerja di perusahaan pasir besi itu meski dengan sistem rolling.

“Artinya, gaji untuk satu orang mereka mau bagi,” terangnya. Karena mereka memahami situasi perusahaan.

“Selama 7 tahun beraktivitas, kita belum bekerja, dan belum dapatkan keuntungan, karena banyaknya permasalahan yang muncul,” paparnya.

Dengan adanya sambutan masyarakat saat ini, PT AMG bisa bangkit lagi. (dy)