Pedagang Pasar Renteng dan Barabali Ingin Jokowi Presiden Lagi

532
kali tampilan.
Sejumlah relawan Jokma saat blusukan di Pasar Renteng Lombok Tengah

LOMBOKita – Relawan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor urut 01 Ir. H. Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin di Kabupaten Lombok Tengah terus bergerak melakukan sosialisasi kepada sejumlah tempat di daerah itu.

Dua pasar tradisional masyarakat yang dikunjungi yakni Pasar Renteng dan Pasar Barabali. Kedua pasar yang selalu padat oleh masyarakat setiap hari itu tak ingin dilewatkan oleh relawan pasangan Capres 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin atau Jokma untuk diberikan pemahaman dan sosialisasi kenapa harus menentukan pilihan pada pasangan yang didukung sebagian besar ulama kharismatik di Indonesia itu.

Ketua relawan Jokma Lombok Tengah Agus Wahaji menjelaskan, kegiatan yang dilakukan sejak beberapa hari lalu itu hanya untuk memberikan penjelasan terkait program yang akan dijalankan oleh pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada pemilu 2019.

“Kita hanya ingin masyarakat tahu bahwa begitu besar perhatian Bapak Jokowi khususnya untuk masyarakat di pulau Lombok dan Nusa Tenggara Barat, meski pada pemilu tahun 2014 lalu Jokowi kalah telak di NTB,” kata Agus Wahaji di Praya, Sabtu (13/4/2019).

Loading...

Kegiatan sosialisasi kepada para pedagang dan pengunjung pasar Renteng dan Barabali, puluhan Relawan Jokma Lombok Tengah satu per satu memberikan pemahaman dan penjelasan mengapa harus Jokowi lagi yang menjadi Presiden di Indonesia.

“Kita ingin Jokowi yang kini berpasangan dengan ulama KH Ma’ruf Amin untuk menuntaskan sejumlah megaproyek yang saat ini sedang dibangun di NTB khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah,” papar Agus Wahaji.

Agus Wahaji khawatir, jika Jokowi tidak lagi menjadi Presiden, pembangunan yang telah masuk dalam rencana strategis nasional di daerah Tatas Tuhu Trasna (Tastura) ini akan terbengkalai atau tidak lagi menjadi prioritas pembangunan nasional. Dan itu akan sangat merugikan masyarakat di Lombok Tengah dan Nusa Tenggara Barat secara umum. Belum lagi di sejumlah daerah di Indonesia.

Syamsul Luthfi Caleg DPR RI Partai Nasdem Dapil Pulau Lombok
SURAT SUARA WARNA KUNING, PILIH SYAMSUL LUTHFI DARI PARTAI NASDEM, NOMOR URUT 8

Beberapa rencana strategis pembangunan nasional yang akan dilakukan di Lombok Tengah, kata Agus Wahaji yakni pembangunan sejumlah hotel bertaraf internasional di Lombok Tengah, penambahan lajur jalan menjadi 21 lajur dari bandara Lombok menuju kawasan pariwisata Kuta, pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika, penambahan runway bandara sehingga tidak lagi melayani penerbangan nasional, tetapi juga internasional.

“Seluruh infrastuktur baik jalur darat, laut dan udara di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sudah masuk dalam catatan Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang kesemuanya itu dibiayai oleh pemerintah pusat. Namun entah bagaimana jadinya proyek-proyek besar di NTB itu jika Jokowi tidak lagi menjadi Presiden,” imbuh Agus Wahaji.

Karena itu, Agus Wahaji mengajak seluruh masyarakat Lombok Tengah dan Nusa Tenggara Barat untuk bersama-sama menyatukan pilihan untuk mencoblos pasangan presiden dan wakil presiden nomor urut 01.

Agus Wahaji menambahkan, hal itu pula yang disampaikan kepada para pedagang dan pengunjung pasar Renteng dan Barabali.

“Intinya para pedagang pasar Renteng dan pasar Barabali merindukan dan menginginkan Jokowi lagi menjadi presiden, agar rencana pembangunan Pasar Renteng yang telah dianggarkan Rp 300 miliar itu bisa segera direalisasikan oleh pemerintah,” jelas Agus Wahaji didampingi pengurus Jokma lainnya Ida Wahyuni Sahabudin.

Agus Wahaji menjelaskan beberapa alasan kenapa harus Jokowi lagi menjadi Presiden yang pada pemilu 2019 didampingi ulama Kharismatik Prof Dr. KH Ma’ruf Amin, diantaranya:
1. Memberikan Gelar Pahlawan Nasional Bagi Tokoh Lombok TGKHM Zainuddin Abdul Madjid
2. Didukung oleh Ulama Kharismatik, bukan yang mengaku Ulama
3. Didukung Organisasi Islam Terbesar
4. Mewujudkan KEK Mandalika Lombok Tengah
5. Pembebasan Lahan KEK Mandalika
6. Membangun Jalan Delapan Lajur dari Bandara sampai KEK Mandalika
7. Memberikan Sertifikat Gratis
8. Menambah Jumlah Penerima PKH dan Nominal yang Diterima
9. Membangun Poltekpar di Lombok Tengah
10. Mempersembahkan MotoGP di Lombok
11. Membangun Pasar Renteng Lantai Tiga dengan anggaran Rp300 Miliar
12. Peduli Desa dengan memberikan anggaran besar
13. Perpanjangan dan pelebaran BIL
14. Pembuatan Dermaga-dermaga
15. Pemberian Kartu Indonesia Pintar untuk Pelajar
16. Even Bau Nyale jadi Top 10 Kalender Even Kemenpar RI
17. Berkali-kali ke NTB meski kalah pada Pilpres 2014
18. Penegakan Hukum tanpa Pandang Bulu
19. Penambahan lajur transportasi darat dari BIL menuju KEK Mandalika menjadi 20 lajur

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.