Pedoman Pembelajaran pada Era New Normal di Sekolah Dasar Lombok Timur

167
kali tampilan.
Loading...


LOMBOKita – Belajar dari rumah bagi siswa dan mengajar / bekerja dari rumah bagi guru untuk semua jenjang pendidikan. Belajar dari rumah atau secara konseptual adalah pembelajaran jarak jauh ini termasuk baru untuk jenjang SD, sehingga proses pelaksanaannya sedikit lambat karena belum terbiasa.

Peran orangtua sangat berpengaruh besar terhadap pendidikan anak-anak ketika belajar di rumah, guru tidak lagi sepenuhnya mengelola pembelajaran seperti biasa yang dilakukan di sekolah. Kerjasama antara orangtua dan guru harus bisa mengimbangi dampingan pembelajaran di rumah. Orang tua harus mampu menyediakan alat atau media komunikasi untuk proses kelancaran pembelajaran yang dilakukan di rumah.

Apalagi sejak perubahan kurikulum 2013, siswa lebih dituntut untuk mandiri, lebih responsif dalam mengembangkan pengetahuan masing-masing. Untuk membantu guru dan orang tua dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak melalui kegiatan belajar di rumah, dibutuhkan suatu pedoman yang dapat memberikan petunjuk bagi guru dan orang tua. Dengan demikian, pedoman ini, disusun agar guru dan orang tua dapat bekerjasama secara efektif dalam memberikan kegiatan stimulasi perkembangan anak selama belajar di rumah.

Namun, kadang semua yang direncanakan tidak berjalan sesuai yang diharapkan, apalagi dalam membimbing anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, butuh kesabaran ekstra untuk mendampingi. Karena biasanya anak-anak cenderung masih ingin bermain ketika di rumah. Itu merupakan tugas orang tua untuk mendampingi anak-anak ketika waktu untuk belajar.

Selain tidak efektif, pembelajaran yang dilakukan di rumah juga memicu kebosanan pada anak-anak, karena yang diketahui rumah tempat untuk bermain, dan sekolah tempat belajar. Dengan begitu, orang tua harus pandai menciptakan suasana yang menyenangkan ketika proses pembelajaran berlansung agar anak tidak cepat bosan dan mengantuk.

Loading...

Guru tidak sendiri lagi mengelola pembelajaran seperti di sekolah, demikian juga orangtua tidak lagi dapat menyerahkan seluruh aktivitas belajar anak kepada guru, namun orang tua dan guru bekerjasama untuk mendampingi siswa dalam kegiatan belajarnya. Perubahan ini dirasakan oleh siswa, guru dan juga orangtua, sehingga dibutuhkan strategi untuk efektivitas komunikasinya.

Seperti yang dilakukan oleh guru dan wali murid di SD N 3 KESIK, salah satu sekolah di Lombok Timur ini. Guru mengundang wali murid semua siswa melalui surat resmi untuk membahas keberlansungan pembelajaran di era new normal. Di daerah Lombok timur sudah mengalami zona merah, namun itu tidak menyusut semangat, guru dan orang tua untuk mendampangi anak-anak dalam proses belajarnya.

Seperti yang dibahas dalam rapat guru dan wali murid siswa SD N 3 KESIK, hasil rapat memutuskan untuk memberikan dampingan belajar di sekolah. Namun itu dijadwalkan, kelas 1 sampai kelas 6 memiliki jadwal yang berbeda-beda. Kelas 6 hari Senin, Selasa kelas 5, begitu seterusnya sampai hari Sabtu kelas 1. Selama pembelajaran sehari disekolah, siswa di dampingi oleh guru dengan penerapan protocol kesehatan yang baik. Siswa diberikan pengarahan, dan pembelajaran hanya berlangsung sekitar 4 jam dalam sehari. Namun, siswa tetap di bekali dengan pekerjaan rumah untuk dikerjakan selama seminggu dirumah, biasanya siswa diberikan PR sampai 4 mata pelajaran sekaligus.

Untuk penerimaan siswa baru, sekolah hanya memberikan pengarahan kepada orang tua wali dan siswa baru untuk mengikuti arahan dari sekolah, dan hanya melakukan pengenalan lingkungan sekolah selama 2 hari.

“Salah satu wali murid siswa menjelaskan, pembelajaran yang dilakukan di rumah harus benar-benar diperhatikan oleh saya sebagai orang tua. Walaupun anak-anak belajar sehari disekolah, namun orang tua juga mengambil bagian penting untuk mendapingi anak-anak dalam mengerjakan PR yang diberikan oleh gurunya di sekolah. Orang tua juga dituntut untuk memperhatikan asupan dipagi hari dan membiasakan anak dengan protokol kesehatan yang diterapkan,” kata Ibu Sukarniati, wali murid.

Nama : Ririn Nurindah, Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Mataram / foto: Istimewa

Biodata Penulis :
Nama : RIRIN NURINDAH
Tempat Tanggal Lahir : Dusun Selimur, 18 November 1999
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.
Agama : Islam
Status : Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Mataram
Kewarganegaraan: WNI
Kelas : 2 B Administrasi Publik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.