Pemkab Lombok Utara Gelar Rakor Pariwisata

69
kali tampilan.

LOMBOKita – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus memperkuat dunia pariwisata. Salah satunya dengan melakukan sinergi dengan para pelaku pariwisata di daerah ini.

Pemerintah daerah bersama para pelaku pariwisata menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Bupati H. Najmul Ahyar dan Wakil Bupati Syarifuddin, Senin (23/4/2018).

Turut hadir Kapolres Lombok Utara AKBP Apriadi Lesmana SIK, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Lombok Utara H Muhammad, Perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Kepala OPD se-KLU, Direktur Bank Syariah NTB dan sejumlah para pelaku wisata se-KLU.

Kadisbudpar KLU H Muhammad mengatakan, rakor pariwisata ini baru pertamakali dilakukan dengan mengambil tema “Melalui rapat koordinasi pemerintah daerah dengan pelaku pariwisata, kita wujudkan Lombok Utara sebagai destinasi wisata dunia yang mendukung wisata halal,”

Filosofinya, untuk mewujudkan Lombok Utara sebagai destinasi wisata halal dan sebagai destinasi wisata dunia

“Selain pola dan strategi lintas sektoral dalam pengembangan pariwisata, tentunya diperlukan peran stakeholder internal atau pemerintah dan eksternal atau pelaku usaha dalam pengembangan pariwisata di Lombok Utara,” kata H Muhammad.

Kadisbudpar juga menyampaikan tujuan dilakukan rakor itu, untuk berkoordinasi lintas sektoral dengan OPD terkait, menyamakan persepsi yang utuh serta diharapkan dapat mengangkat kualitas pelayanan publik yang relevan dan bermanfaat kepada masyarakat umum.

Adapun kegiatan rakor diikuti sekitar 200 orang peserta pelaku wisata. Panitia mendatangkan narasumber yang kompeten pada aspek pengembangan pariwisata diantaranya Drs Debeul Effendi MSc, Muhammad Jumail STTPar MPar serta I Made Mada CHA. Acara rakor dimulai, ditandai dengan pemukulan gong oleh bupati dan wakil bupati.

Bupati Lombok Utara juga dalam sambutannya menjelaskan, bahwa pariwisata di Lombok Utara perlu dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya, pariwisata tak boleh berdiri sendiri dan manfaatnya harus dirasakan masyarakat Lombok Utara.

Dilanjutkan Bupati, pariwisata menopang ekonomi masyarakat. Terkait pemerintah daerah menjadikan pariwisata sebagai penopang utama ekonomi bisa melihat dari formasi APBD yang kita anggarkan cukup untuk membangun dunia pariwisata.

Dalam konteks pengembangan pariwisata, bupati menyampaikan pula peningkatan layanan kepada masyarakat dengan peningkatan pendapatan mesti seiring demi menyejahterakan masyarakat.

“Banyak program yang dilakukan untuk pengembangan kepariwisataan, diantaranya memperbaiki destinasi wisata dan mempromosikan pariwisata Lombok Utara dengan anggaran yang terus meningkat dan terintegrasi dengan sektor lainnya. Semisal Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mendukung dengan cara pasokan sayur-mayur ke tiga Gili. Semua fungsi kedinasan terkait perlu dimaksimalkan dalam mendukung kemajuan pariwisata,” jelas bupati.