Pemkab Lotim Optimis Swasembada Pangan Wujudkan Visi-Misi SUKMA. Begini Caranya!

178
kali tampilan.
Kabid Pengairan Dinas PUPR Lotim, Sosiawan Putraji (tengah) mendampingi Tim Monev dari Kementerian PUPR saat turun kunjungan ke DI Ketemuk, Kembang Kuning, Lotim.

LOMBOKita – Pemerintah pusat mengapresiasi tekad kuat pemkab Lombok Timur (Lotim) untuk meningkatkan infrastruktur irigasi di daerah itu.

Selain dihajatkan untuk meningkatkan suplai air untuk irigasi pertanian, diharapkan program peningkatan infrastruktur tersebut dapat mengurangi daerah terdampak kekeringan.

Kabid Pengairan Dinas PUPR Lombok Timur, Sosiawan Putraji, ST, Sabtu (20/7) menyebutkan, beberapa hari lalu Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kementerian PUPR Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan Subdit OP Air Tanah dan Air Baku melaksanakan kunjungan ke lokasi pembangunan baru jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Kembang Kuning DI Ketemuk.

Loading...

“Alhamdulillah Tim Monev mengapresiasi kinerja Bidang Pengairan Dinas PUPR Lotim dalam mewujudkan sistem irigasi yang baik,” kata Sosiawan.

Pemkab Lotim juga mendukung penuh program pemerintah pusat melalui dukungan APBD dalam melaksanakan program pemeliharaan jaringan irigasi yang sudah terbangun.

“Tahun 2019 ini saja pemkab Lotim mengalokasikan Rp50 miliar untuk dana sharing pembangunan infrastruktur irigasi,” kata Sosiawan.

Apresiasi positif dari pemerintah pusat tersebut setidaknya menjadi jaminan bahwa pemerintah pusat akan lebih banyak lagi menggelontorkan anggaran untuk mewujudkan paripurnanya infrastruktur irigasi di Lotim.

Bagi Sosiawan, peningkatan infrastruktur irigasi menjadi hal mutlak dan wajib untk mendukung terwujudnya swasembada pangan. Dalam hal ini pemkab Lotim pada kurun waktu dua tahun terakhir mendapat alokasi dana DAK yang cukup signifikan untuk mendukung terwujudnya tujuan nasional tersebut.

Dana DAK ini dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan infrastruktur yang baik dan berkelanjutan dengan adanya sharing program dengan pemerintah daerah serta stakeholder terkait.

Program ke depan masih membutuhkan alokasi dana yang cukup besar untuk mendukung kinerja sistem irigasi yang baik.

“Tentu saja kita ingin mewujudkan tersedianya semua infrastruktur irigasi untuk pertanian, sehingga swasembada pangan sesuai visi misi pasangan H. M. Sukiman Azmy – H. Rumaksi (SUKMA) akan terealisasi,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.