Pemkab Mempawah Pelajari KEK di Lombok Tengah

78
kali tampilan.

LOMBOKita – Jajaran Pemerintah Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/8/2018).

Bupati Mempawah Drs H. Ria Norsan, MM MH langsung memimpin rombongan yang diikuti seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pemerintah kabupaten yang dulunya bernama Pontianak itu.

Rombongan Bupati Mempawah itu diterima Bupati Lombok Tengah beserta segenap Kepala Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) Kabupaten Lombok Tengah di pendopo Bupati.

Dalam kata penerimaannya, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir, SH., MM sejarah panjang kawasan Pantai Kuta ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Penantian cukup panjang dan mendebarkan. Terlebih, kata Suhaili, NTB khususnya Kabupaten Lombok Tengah tidak memiliki figur kuat di tingkat pusat yang memperjuangkan lewat jalur politik.

“Putus harap apalagi su’uzzon sih tidak, cuma keraguan itu tetap saja ada mengingat kita di daerah ini tidak memiliki orang yang akan melakukan lobi-lobi di pusat. Alhamdulillah, meski demikian, pembangunan KEK Mandalika itu tetap dilaksanakan sampai saat ini,” papar HM Suhaili di hadapan puluhan pejabat Kabupaten Mempawah.

Karenanya, lanjut Bupati, masyarakat di provinsi NTB dan khususnya Kabupaten Lombok Tengah sangat berterima kasih kepada Presiden RI H Joko Widodo, yang belum terlalu lama dilantik menjadi Presiden menetapkan kawasan pariwisata Mandalika menjadi KEK.

“Saya ingat waktu itu, Bapak Presiden datang ke Lombok untuk meresmikan pembangunan IPDN dan meninjau pantai Kuta, dari situ Presiden menetapkan KEK Mandalika sebagai program strategis nasional,” kenang Bupati Lombok Tengah dua periode itu.

Suhaili juga menjelaskan, “tidur panjang” KEK Mandalika di kawasan Pantai Kuta sejak dilakukan groundbreaking oleh Presiden SBY waktu itu namun tak kunjung dilanjutkan pembangunannya. Bahkan, perusahaan nasional pengembang sektor pariwisata di negeri ini juga hingga mengalami beberapa kali perubahan nama, mulai dari BTDC, LTDC hingga saat ini menjadi Indonesia Tourism Development Coorporation (ITDC) baru dilakukan pembangunan.

Keberadaan KEK Mandalika yang saat ini masih tahap pengerjaan,kata Suhaili FT, diharapkan menjadi pemacu dan pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah Tatas Tuhu Trasna (Tastura) itu.

Sementara itu, Bupati Mempawah Drs. H. Ria Norsan menjelaskan, kedatangannya ke Lombok Tengah bersama jajaran SKPD untuk mempelajari dan mengetahui lebih lanjut terkait Kawasan Ekonomi Khusus.

“Kami ingin belajar bagaimana membangun KEK. Sebab, di Mempawah sedang melakukan pembangunan KEK Pariwisata dan pelabuhan bertaraf internasional di Pantai Kijing,” jelas Bupati Mempawah yang pada pilkada lalu ditetapkan sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, didampingi istrinya yang juga memenangkan pilkada Kabupaten Mempawah menjadi Bupati.

Pelabuhan bertaraf internasional di Pantai Kijing itu, kata Bupati Mempawah, akan membuka akses penyeberangan menuju Singapura dan Tiongkok, China.

“Kami berharap dengan selesainya pembangunan KEK Pariwisata dan pelabuhan internasional di Pantai Kijing itu akan mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat,” ucap Bupati Drs. H. Ria Norsan.

Usai melakukan ramah tamah di pendopo Bupati, rombongan pemerintah Kabupaten Mempawah kemudian melakukan peninjauan ke KEK Mandalika di Pantai Kuta.