Pemuda Pancasila dan KNPI Demo Konsulat Malaysia

146
kali tampilan.

LOMBOKita – Konsul Malaysia di Pekanbaru, Hardi Hamdin, meminta maaf terkait insiden bendera Indonesia yang terbalik pada penyelenggaraan SEA Games 2017 di negeri jiran tersebut.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga di Riau,” kata Hardi Hamdin kepada perwakilan demonstran di Pekanbaru, Selasa.

Sebelum menyampaikan permintaan maaf, ratusan demonstran dari berbagai organisasi masyarakat menggelar demonstrasi di depan gedung Konsulat Malaysia di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Unjuk rasa dari gabungan Pemuda Pancasila, KNPI dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia itu mengecam insiden pemasangan bendera Indonesia yang terbalik oleh panitia SEA Games 2017.

Hardi Hamdin berjanji akan menyuarakan aspirasi para demonstran kepada Pemerintah Malaysia. Ia mengatakan Pemerintah Malaysia secara resmi juga sudah meminta maaf terkait insiden memalukan itu, dan menarik semua buku panduan berisi gambar bendera Indonesia yang terbalik.

Secara pribadi, Hardi mengaku turut menyesalkan terjadinya kesalahan pada bendera Indonesia di ajang internasional itu.

“Saya juga menyesalkan kejadian itu,” ucapnya.

Setelah mendengar permohonan maaf langsung dari Konsul Malaysia, para demonstran berangsur membubarkan diri dengan tertib. Tidak ada demonstran yang ditahan dalam unjuk rasa tersebut.

Demonstrasi tersebut sempat memanas ketika sejumlah anggota Pemuda Pancasila nekat memanjat gerbang besi gedung konsulat setinggi sekitar tiga meter.

Demonstran menerobos barikade polisi dan merobohkan gerbang besi itu, sebelum akhirnya polisi dengan bersenjatakan tameng dan pentungan kayu menghalau mereka untuk menjauh dari pagar. ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here