Penanganan Karhutla Harus Dilakukan Dengan Konsisten

27
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita –  Kebakaran Hutan dan Lahan sebagai fenomena yang selalu berulang setiap tahun membutuhkan perhatian dan konsistensi semua pihak untuk penanganannya. Jumlah titik api (hotspot) yang fluktuatif menandakan belum konsistennya penanggulangan Karhutla.
Hal itu disampaikan Bupati Lombok Timur dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Lombok Timur Drs. Rohman Farly, MM., pada Acara Apel Kesiapsiagaan Tim Terpadu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kab. Lombok Timur.

Menurut Bupati, sedianya karhutla ini mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Di Kabupaten Lombok Timur per 5 Agustus 2019 Karhutla yang terjadi melanda sejumlah 253,10 Ha dan per 21 Agustus 2019 menjadi 450,45 Ha atau naik sejumlah 197,35 Ha. Dari 21 Kecamatan yang ada di Kab. Lombok Timur

 Karhutla ini hampir sebagian besar melanda wilayah utara Kab. Lombok Timur seperti Sambelia, Sembalun dan Pringgabaya.
Dijelaskan berbagai langkah antisipasi bencana sudah dilaksanakan melibatkan TNI, Polri, dan jajaran Pemerintahan lainnya

” Pencegahan menjadi fokus utama dengan pelibatan dan peran serta semua pihak,” ungkapnya.

kegiatan  patroli terpadu dan deteksi dini untuk mulai di tingkatkan, termaauk dibutuhkan
 kearifan dalam menjaga
 keberlangsungan sebagai bentuk tanggung jawab kepada generasi mendatang.

Loading...

kegiatan tim teroadu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, tersebut di hadiri jajaran TNI PolRi, Polhut, anggota BPBD, usai apel.,dilanjutkan debgan demonatrasi cara penangan kebakaran yang dilakukan semua jajaran.

Hadir dala legiatan tersebut,  Waka Polres, Dandim 1615 Lotim,Bakesbangpoldagri,SatpolPP, BPBD.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.