Pencurian Pecah Kaca Mobil Terjadi Lagi di Mataram

Ilustrasi pencurian modus pecah kaca mobil

LOMBOKita – Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil, kembali terjadi di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Musibah yang menimpa korban bernama Zaenal Yasni (45) asal Taman Baru, Kota Mataram, terjadi pada Selasa siang di Jalan TGH Faisal, depan Lapangan GOR 17 Desember, Turida.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, korban kehilangan uang Rp100 juta yang sengaja disimpan di bawah jok depan bagian samping kemudinya.

Pelaku berhasil melancarkan aksi, saat korban meninggalkan mobilnya yang bermerek Suzuki Ertiga untuk masuk ke dalam ATM Mandiri yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Tidak lama setelah korban berada di dalam ATM, warga yang ada diluar memanggilnya dan mengatakan kalau kaca mobilnya yang sebelah kanan sudah dalam keadaan pecah.

Setelah keluar dan mengeceknya, korban terkejut melihat kaca jendela sebelah kanan dan uang Rp100 juta yang disimpan di bawah jok depan sebelah kiri telah raib dibawa kabur pelaku.

Sebelumnya dalam laporan polisi, korban mengambil uang di Bank Mandiri yang berlokasi di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram, sebanyak Rp125 juta.

Setelah mengambil uang di bank, korban beranjak ke lokasi proyek Rusunawa di Lingkungan Tembelok, Kota Mataram. Namun karena anak buahnya sedang istirahat, korban bergegas ke ATM di sekitar lokasi kejadian.

Karena itu, uang sebanyak Rp25 juta yang dibungkus terpisah dengan Rp100 juta, masih terselamatkan di bawah jok. Selain uang, korban juga kehilangan sebuah telefon genggam merek Iphone & warna merah dan Samsung A5.

Terkait kasus ini, Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan bahwa penanganannya sudah ditindaklanjuti oleh Polsek Cakranegara.

“Usai kejadian, korban informasinya sudah melapor ke Polsek Cakranegara,” kata AKBP Muhammad.

Karena itu, anggotanya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mencari petunjuk pelaku.

“Kasusnya sudah ditangani, nanti akan dikembangkan dari hasil penyelidikan lapangan,” katanya. ant

Komentar Anda