Penggali Sumur Di Lotim Tewas Hirup Asap Beracun 

57
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Salah seorang Penggali sumur, Ahmad Junaidi (30) warga Dasan Pancor, Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong,Kabupaten Lombok Timur meninggal di dalam sumur saat menggali sumur di salah satu rumah warga di Majidi, Minggu (29|12), sekitar pukul 09.00 wita.

Sementara satu orang korban dilarikan ke rumah sakit atasnama Nurul Ihsan (20) warga Dasan Pancor,kelurahan Majidi untuk mendapatkan pertolongan.‎Karena menghirup asap beracun yang masuk ke dalam sumur dari mesin yang digunakan untuk menguras air sumur tersebut. 

Meski sempat dilakukan pertolongan akan tapi nyawanya satu nyawa korban tidak bisa diselamatkan,sedangkan satu korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.‎

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim,L.Rusnan saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya warga yang meninggal saat menganggli sumur,karena diduga menghirup asap beracun yang masuk ke dalam sumur dari mesin pompa digunakan.

“Dua orang korban,satu meninggal dan satunya lagi dirawat di rumah sakit,” tegasnya.

Loading...

 Ia menjelaskan dua korban diminta warga untuk melakukan penggalian sumur, lalu korban menurunkan mesin pompa ke dalam sumur. Kemudian pada saat dilakukan penyedotan dan mesin pompa air dibunyikan asapnya mengepul di dalam sumur.

Sehingga membuat korban tidak sadarkan diri, melihat itu rekan korban berusaha membantu akan tapi tidak kuat, dengan langsung naik keatas mengalami lemas,karena kehabisan napas didalam sumur. Maka langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sementara korban masih berada di dalam sumur, dengan berusaha meminta pertolongan kepada petugas BPBD dan Tim SAR, untuk membantu mengevaluasi korban dalam sumur.

” Saat korban diangkat sudah lemes karena kehabisan oksigen didalam,sehingga nyawanya tidak dapat tertolong,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.