Kerumunan massa di pintu masuk Gedung Wanita Selong saat pencabutan nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Selasa (13/2/2018)

LOMBOKita – Penjagaan super ketat di pintu masuk Gedung Wanita Selong, Lombok Timur yang digunakan untuk acara pencabutan nomor urut calon Kepala Daerah, membuat sejumlah tim sukses sempat bersitegang dengan aparat.

Para timses pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati bersitegang dengan aparat kepolisian dari Polres Lotim yang di-BKO Brimob Polda NTB. Karena tidak diberikan masuk ke dalam Gedung Wanita Selong, Senin (13|2).

Pantauan LOMBOKita di sekitar lokasi, sejumlah tim sukses yang bisa masuk harus memegang ID yang telah disiapkan oleh KPU. Masing-masing paslon disediakan sebanyak ID Cards, sehingga tanpa ID tersebut, terpaksa duduk manis di luar gedung.

“Pak, biarkan kami masuk, karena kami ini ketua dan pengurus partai pengusung,” ujar pengurus PDIP Lotim, Lalu Arwan kepada aparat polisi yang mencegatnya masuk.

Sementara itu, Kapolres Lombok Timur AKBP M Eka Fathurrahman yang langsung berada di tengah-tengah ribuan masyarakat pendukung memberikan pengarahan agar massa tidak mendekati pintu gerbang masuk lokasi acara.

“Silakan bagi pendukung yang membawa ID bisa masuk, sedangkan yang tidak ada menunggu diluar dengan tetap menjaga keamanan kegiatan ini,” kata Kapolres Eka Fathurrahman.

Mendengar arahan Kapolres, massa pendukung yang tidak memiliki ID pun terlihat langsung mundur dan berkumpul di sekitar Taman Kota dan samping kiri jalan jalan depan gedung Wanita Selong.

“Mari kira sama-sama saling menghargai satu sama lain, karena semua paslon baik,” tambah mantan Kapolres Bima ini.