Penyidik Telah Periksa Oknum Terduga Penjual Obat PKM

134
kali tampilan.

LOMBOKita – Penyidik Unit Tipiter Reskrim Polres Lombok Timur telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan kepada oknum yang diduga terduga memperjualbelikan obat di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Terara. Bersama dengan oknum yang diduga sebagai pembelinya sama-sama menjadi petugas di tempat tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Kanit Tipiter,Ipda Putu Yasa seijin Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Joko Tamtomo, S.ik kepada wartawan di kantornya. ” Memang kami telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum petugas yang diduga terduga memperjualbelikan obat di PKM Terara,” tegasnya.

Sementara sebelumnya,lanjutnya pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum petugas PKM sendiri sebagai terlapor dalam kasus tersebut. Guna untuk diminta keterangan dalam kasus yang sedang kami tangani saat ini.

Karena dari keterangan pelopor maupun saksi kalau oknum petugas PKM yang menjadi penjaga gudang obat sekaligus asisten apoteker di tempat tersebut. Dengan tentunya dianggap mengetahui masalah itu,dimana berdasarkan keterangan dari saksi-saksi.

” Kami terus mengumpulkan bukti-bukti,termasuk permintaan keterangan saksi-saksi lainnya dalam kasus tersebut, sedangkan kasusnya masih dalam lidik,” ujarnya.

Namun yang jelas,tambah Kanit Tipiter, selain melakukan pemeriksaan terhadap oknum petugas tersebut, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait yang dianggap memiliki hubungan dengan masalah kasus yang kami tangani tersebut.

Akan tapi tentu pihaknya masih belum mengagendakan untuk melakukan pemanggilan.Apalagi dalam pengeluaran obat di gudang obat PKM itu harus ada yang bertanggungjawab.

” Semua pihak akan kami lakukan pemanggilan nantinya,sedangkan saat ini baru sekitar tiga atau empat orang yang sudah kami minta keterangannya,” tandas Putu Yasa

Keterangan Foto Kanit Tipiter Reskrim Lotim,Ipda Putu Yasa

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.