Perang Melawan Narkoba di “Bumi Seribu Masjid”

Kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Barat kini kian mengkhawatirkan. Pecandu barang haram itu tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga kalangan pelajar.

Pelaku penyalahgunaan narkoba di “Bumi Seribu Masjid” ini cukup banyak dari kalangan pelajar SMP dan SMA. Ini terbukti dengan tertangkapnya sejumlah pelajar oleh aparat kepolisian yang diduga memakai barang haram itu.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat Sabirin mengungkapkan bahwa peredaran narkoba di kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA di provinsi itu sudah dalam taraf memprihatinkan.

Keprihatinan wakil rakyat itu agaknya beralasan karena dari data yang diperolehnya, para pelajar NTB sudah banyak yang mengenal dan memakai narkoba, terutama jenis ganja dan pil dextro.

Ia memperkirakan 10 persen pelajar di NTB pernah mengonsumsi narkoba berbagai jenis dan berkategori sebagai pengguna narkoba. Bahkan, baru-baru ini di Kabupaten Dompu, banyak di antara pelajar mengonsumsi obat-obatan kedaluwarsa sebagai suplemen narkoba.

Komentar Anda