LOMBOKita – Sebuah pesawat Bangladesh yang membawa 67 penumpang dan empat awak kapal jatuh pada saat berusaha mendarat di Tribhuvan International Airport (TIA) di Ibu Kota Nepal, Kathmandu. Pesawat yang dioperasikan oleh US-Bangla Airlines itu sebelumnya sedang dalam penerbangan dari ibu kota Bangladesh, Dhaka.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Nepal, Suresh Acharya mengatakan, 25 penumpang yang terluka telah diselamatkan dan dikirim ke rumah sakit yang berbeda untuk perawatan. Petugas TIA mengatakan ada 37 laki-laki, 27 perempuan dan dua anak di atas pesawat, seperti dilansir di The Kathmandu Post, Senin (12/3).

Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Nepal (Caan) Sanjiv Gautam mengatakan bahwa pesawat tersebut berada di luar kendali saat berusaha mendarat di landasan pacu. “Pesawat itu diizinkan mendarat dari sisi selatan landasan pacu di Koteshwor tapi mendarat dari sisi utara,” kata Gautam menduga pesawat tersebut mungkin mengalami beberapa gangguan teknis.

“Kami belum bisa memastikan alasan di balik pendaratan yang tidak biasa,” tambahnya.

Menurut juru bicara TIA, pesawat Bombardier Dash 8 Q400 yang mengangkut 78 orang ini terbakar setelah berusaha mendarat dilandasan namun terus melaju dan jatuh di lapangan sepak bola di dekat TIA. Pesawat dengan tanda panggil S2-AGU lepas landas dari Dhaka dan mendarat di TIA pukul 14.20 waktu setempat.

“Kami sedang berusaha mengendalikan api. Kami sekarang berkonsentrasi mengevakuasi penumpang,” kata Juru Bicara Bandara, Birendra Prasad dilansir di //Reuters. Dia menambahkan bahwa bandara tersebut telah ditutup dan semua penerbangan lainnya dialihkan.

Gambar televisi menunjukkan asap membumbung ke udara dari lokasi kecelakaan. Gunung Nepal terkenal karena kecelakaan udara. Pesawat kecil sering mengalami masalah di landasan terbang di sana. Sebelumnya penerbangan Thai Airways dari Bangkok jatuh saat mencoba mendarat di Kathmandu pada tahun 1992 yang menewaskan semua orang di dalamnya.

US-Bangla Airlines adalah unit dari Grup AS-Bangla, perusahaan patungan Bangladesh AS. Maskapai penerbangan Bangladesh tersebut beroperasi pada bulan Juli 2014 dan mengoperasikan Bombardier Inc (BBDb.TO) dan pesawat Boeing (BA.N).